2018, PP Properti Anggarkan Capital Expenditure Rendah

SAHAM.NEWS, JAKARTA – Sepanjang tahun 2017, PT PP Properti tbk (PPRO) telah menjaga komitmen perusahaan untuk membukukan kinerja keuangan yang sehat. Tidak hanya menggelar right issue untuk mengantongi tambahan pendanaan, perseroan juga telah giat melakukan akuisisi landbank di beberapa daerah strategis di Indonesia. Hingga akhir tahun ini, tercatat cadangan landbank perusahaan meningkat menjadi 300 hektar.

Atas ketersediaan landbank yang cukup besar, pada tahun 2018 mendatang perseroan akan lebih memfokuskan diri untuk mengendalikan utang demi menjaga neraca keuangan agar tetap solid. Oleh karenanya, PPRO menargetkan belanja modal atau capital expenditure yang rendah pada tahun 2018, yaitu sebesar Rp1,8 triliun. Sebagian besar dari anggaran belanja modal yang telah ditetapkan akan dialokasikan untuk membayar cicilan landbank. Hal tersebut berarti pada tahun mendatang, PPRO tidak akan memiliki tambahan beban utang untuk membeli landbank baru.

Tahun 2018 mendatang merupakan tahun harvesting bagi PPRO karena perusahaan akan fokus memaksimalisasi produksi dilandbank yang telah dimiliki sehingga perusahaan optimis bahwa meskipun belanja modal rendah, kinerja perusahaan tetap akan bertumbuh.