Tahun 2018 S&P Akan Kembali Naikkan Peringkat Indonesia Jadi BBB

SAHAM.NEWS, JAKARTA –  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa Lembaga Pemeringkat Utang Internasional, Standard & Poor’s (S&P) akan kembali menaikkan peringkat utang Indonesia menjadi layak investasi di tahun 2018. Padahal S&P telah menaikkan peringkat Indonesia menjadi investment grade pada akhir Mei 2017 tahun ini dari semula BB + menjadi BBB-

Banyak investor yang mengaku puas atas kinerja Luhut dalam mendorong kenaikan peringkat investasi Indonesia hingga banyak investor asing mulai berdatangan. Keterlibatan ini membuahkan hasil manis dimana tahun depan Indonesia akan naik dari BBB- ke BBB.

“S&P kontak saya dan ingin indonesia menjadi peringkat BBB tanpa minus” ujar Luhut pada saat menjadi pembiacara Seminar Sekolah SESP IMTI Polri, Auditorium Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian, Jumat (20/10).

Cerita panjang kenaikan peringkat S&P bermula dari permintaan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio untuk bertemu S&P guna membicarakan kenaikan peringkat utang Indonesia menjadi investment grade.  Luhut menjelaskan kepada S&P bahwa Indonesia masih mempunyai banyak tugas dimana 20% masyarakat miskin harus dikurangi secepatnya agar tidak menimbulkan radikalisme.

“Akibat kemiskinan, karena pendidikan dan pemerataan yang tidak terjadi, berarti S&P mendorong radikalisme di Indonesia. Tak lama setelah pertemuan dengan S&P tersebut langsung saja empat minggu kemudian S&P menaikkan peringkat indonesia menjadi investment grade,” ucap Luhut.