Beranda SAHAM PERDAGANGAN, JASA & INVESTASI HOTEL, PARIWISATA & RESTAURANT Akibat Isu Boikot, Harga Saham Starbucks Turut Tergerek

Akibat Isu Boikot, Harga Saham Starbucks Turut Tergerek

0
Akibat Isu Boikot, Harga Saham Starbucks Turut Tergerek

SAHAM.NEWS, JAKARTA – Riuhnya iso boikot Starbucks yang beredar dijejaring sosial menghembuskan sentimen negatif yang berdampak pada penurunan harga saham PT MAP Boga Adiperkasa Tbk (MAPB). Pemilik lisensi merek dagang minuman yang terkenal di dunia ini masuk ke zona merah pada perdagangan sesi I hari ini (3/7).

Sebelum melemah, pada pembukaan perdagangan, harga saham MAPB sempat naik menyektuh Rp3.350. Namun kenaikan itu ternyata tidak bertahan lama karena tiba-tiba harga saham jatuh menyentuh titik terendah Rp2.740. Hari ini, MAPB diperdagangkan sebanyak 697ribu lembar saham dengan total nilai Rp2,12 miliar sebanyak 505 kali.

Emiten yang baru bergabung dengan pasar modal pada 21 Juni ini dikabarkan terkena imbas atas statement CEO Starbucks, Howard Schultz yang pada rapat para pemegang saham menyampaikan dukungannya kepada LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual and Transgender) dan pernikahan sejenis. Statement tersebut menjadi polemik setelah sebuah media asing memberikan false news bahwa Schultz pada rapat tersebut meminta para shareholders yang tidak sepakat dengan ideologinya untuk menaik investasi dan menempatkan di tempat lain.

Beberapa golongan masyarakat dalam negeri pun merespon negatif berita tersebut dengan menyerukan aksi boikot Starbucks karena merasa ideologi tersebut tidak sesuai dengan budaya nasional.

Menanggapi isu boikot ini, Direktur MAPB, Fetty Kwartati menjelaskan bahwa perusahaannya mengoperasikan lisensi gerai Starbucks di Indonesia secara independen sehingga tidak memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap pusat. Perusahaannya juga akan menghargai budaya lokal Indonesia dalam menjalankan praktiknya.

Sebagai tambahan informasi, MAPB merupakan anak usaha dari PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) yang merupakan salah satu perusahaan food and beverage nasional dengan beberapa merek dagang seperti Pizza Express, Cold Stone, Godiva Chocolates, dan Krispy Kreme.