Antam Akan Segera Bangun 3 Smelter Rp 32 Triliun

SAHAM.NEWS, JAKARTA РEmiten tambang nikel dan emas, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) akan segera membangun dua smelter baru dan menyelesaikan proyek satu smelter lama dengan nilai total investasi mencapai US$ 2,20 miliar atau Rp 32,34 triliundi wilayah Indonesia bagian timur. Nantinya ANTM menggandeng investor Singapura dan China untuk smelter baru tersebut  serta didukung oleh induk usaha PT Inalum.

“ANTM akan segera untuk mulai menjual produk turunan nikel saja, sesuai dengan target pemerintah pada 2022 nanti tak lagi melakukan ekspor untuk ore. Tahun depan ekspansi lebih banyak proyek baru. Karena peraturan pemerintah akhir Januari 2022 tidak ada ore ekspor lagi sehingga proyek smelter harus terselesaikan sebelum Januari 2022 biar produksi ore semua diserap smelter yang dibangun” ujar Arie Prabowo Ariotedjo.

ANTAM ditargetkan untuk dapat menyelesaikan pembangunan smelter alumina di Mempawah dengan target komersialisasi pertengahan 2019 dengan kapasitas produksi 1 juta ton alumina dengan bahan baku bauksit. Smelter alumina di mempawah ini hasil kerjasama dengan induk usahanya Inalum dan satu perusahaan asal China dengan kisaran investasi sebesar US$ 850 juta.

Sedangkan untuk smelter iron dengan bahan Baku nikel kadar rendah di Tanjung Buli, Halmahera. nantinya akan berkapasitas produksi 15 ribu ton per hari pada 2021 mendatang. Kisaran investasi proyek smelter iron ini mencapai US$ 350 juta dengan perusahaan asal Singapura yang nantinya menghasilkan kapasitas produksi 30 ribu ton/hari.

Dan yang terakhir adalah, smelter nikel di wilayah Sorong yang mencapai US$ 1 miliar dengan kapasitas produksi 40 ton nikel untuk hilirisasi stainless steel sebanyak 500 ribu/tahun.

Rekomendasi Saham Pilihan Gratis & Berita Saham Terbaru langsung ke hp anda: Ikuti Official Telegram Channel Saham.news & Official Telegram Grup Analis Saham.news