Definisi Pasiva dan Pengelompokan Pasiva

Last modified: Mei 21, 2019
For versions:
Estimated reading time: 2 min

Definisi Pasiva adalah suatu beban ekonomi yang timbul akibat adanya aktivitas usaha. Karena merupakan suatu beban ekonomi, maka badan usaha tersebut harus membayar kepada pihak ketiga sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Lalu apa itu pasiva dan jenis pasiva yang harus diketahui?

Pengelompokan Pasiva Berdasarkan Jangka Waktu Pembayaran

To top

Berdasarkan definisi Pasiva, Pasiva dapat dikelompokkan ke dalam dua jenis yaitu utang jangka pendek (Current Liabilities) dan utang jangka panjang (Long Term Liabilities). Pengelompokan pasiva ini berdasarkan jangka waktu pengembaliannya. Berikut penjelasannya:

Pasiva Utang Jangka Pendek (Current Liabilities)

Utang jangka pendek merupakan salah satu jenis pasiva yang harus diketahui. Pasiva ini merupakan jenis utang yang harus dilunasi secepat mungkin karena batas waktu pelunasannya paling lambat satu tahun setelah peminjaman. Adapun beberapa utang jangka pendek yaitu

  • Utang dagang atau Account Payable merupakan utang yang harus dibayarkan kepada perusahaan rekanan yang bersangkutan karena pembelian barang yang digunakan untuk menunjang kegiatan operasional perusahaan.
  • Utang wesel atau disebut juga Notes Payable merupakan utang jangka pendek yang diberikan oleh pemberi pinjaman kepada perusahaan yang bersangkutan dengan tenggat waktu berkisar 30 hari, 60 hari, atau 90 hari.
  • Beban atau Accrued Interest Payable merupakan utang yang harus dilunasi dalam periode akuntansi tertentu baik perbulan, per semester, atau bahkan pertahun. Contoh dari utang jenis ini yaitu beban gaji dan beban biaya sewa.
  • Penghasilan yang ditangguhkan atau Deferred Revenue merupakan penghasilan perusahaan yang belum menjadi hak milik suatu perusahaan namun sudah terlebih dahulu menerima pembayarannya.
  • Pendapatan diterima di muka atau Deferred Liability merupakan utang jangka pendek karena pendapatan telah diterima oleh suatu perusahaan namun perusahaan tersebut belum melakukan jasa yang diminta.
  • Utang gaji atau Salaries Payable merupakan kewajiban perusahaan untuk membayar sejumlah uang yang telah ditentukan kepada karyawan perusahaan.
  • Utang dividen atau Dividends Payable. Merupakan kewajiban yang harus dibayarkan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen yang merupakan bagian dari laba perusahaan.
  • Tax Payable atau Utang pajak merupakan kewajiban yang harus dibayarkan oleh perusahaan dalam bentuk pajak. Pajak yang harus dibayarkan oleh perusahaan merupakan pajak atas seluruh harta tetap yang dimiliki.

Pasiva Utang Jangka Panjang

Beda halnya dengan utang jangka pendek, utang jangka panjang atau Long Term Liabilities memiliki waktu pembayarannya relatif lebih lama dan panjang. Berikut beberapa utang yang termasuk utang jangka panjang.

  • Utang bank atau Bank Loan. Merupakan utang yang berasal dari pinjaman yang diberikan oleh bank tertentu sebagai modal usaha yang harus dibayarkan dalam jangka waktu yang telah ditetapkan.
  • Utang hipotik atau Mortgages Payable merupakan pinjaman yang diberikan oleh bank tertentu dengan harta tetap perusahaan sebagai jaminannya.
  • Bond Payable atau Utang obligasi. Merupakan kewajiban yang harus dibayarkan oleh perusahaan akibat penjualan obligasi kepada entitas bisnis atau perusahaan lain.
  • Kredit noveltasi atau Long Term Loan. Merupakan kewajiban yang harus dibayarkan oleh perusahaan karena telah meminjam sejumlah uang kepada pihak bank atau lembaga keuangan lain dalam jangka panjang.
  • Utang subordinasi atau Subordinated Loan. Merupakan kewajiban yang harus dibayarkan oleh pemegang saham perusahaan induk.
  • Utang sewa dana atau Payable Lease. Merupakan utang yang pembayarannya dicicil dalam jangka waktu tertentu akibat pembelian aset tetap dari perusahaan asing.
  • Holding Company Loan atau Utang pemegang saham. Merupakan kewajiban yang diberikan oleh perusahaan induk kepada anak perusahaan yang baru untuk membayar utang yang ditimbulkan untuk modal operasional perusahaan tersebut.

Bagian Terakhir Pasiva

To top

Modal atau capital merupakan bagian terakhir dari pasiva yang diperoleh dari selisih antara aktiva dengan kewajiban. Hasil selisih tersebut merupakan nilai lebih yang merupakan hak perusahaan. Nilai lebih ini dapat digunakan sebagai modal perusahaan di bulan berikutnya.

Itu dia penjelasan mengenai definisi Pasiva dan pengelompokan pasiva yang harus diketahui. Karena pasiva merupakan beban ekonomi, maka perusahaan yang bersangkutan memiliki kewajiban untuk mengembalikannya sesuai dengan tenggat waktu yang telah ditetapkan.

 

Was this article helpful?
Dislike 0
Views: 36