-0.8 C
New York
Jumat, Desember 13, 2019

Jenis – Jenis Instrumen Trading dan Cara Memilihnya

Last modified: Agustus 8, 2019
For versions:
Estimated reading time: 2 min

Selain istilah investasi, istilah trading juga sering dikait – kaitkan dengan saham. Trading sejatinya merupakan suatu aktivitas memperjualbelikan instrument investasi dalam jangka waktu yang sangat singkat. Aktivitas trading pun merupakan suatu aktivitas yang dapat memberikan keuntungan yang besar dalam rentang waktu yang pendek.

Karena itu, dalam melakukan trading, seorang trader perlu diteliti dalam hal memilih instrumen trading yang dibelinya. Ada beberapa jenis instrumen trading yang bisa Anda pilih dan disini kami akan jabarkan informasi tersebut untuk Anda. Kami juga akan berikan informasi tentang cara memilih instrumen trading sekaligus agar tidak salah pilih. Cek informasinya di bawah ini!

Jenis – Jenis Instrumen Trading dan Cara Memilihnya

Trading saham

Jenis – jenis instrumen trading yang pertama bisa Anda pilih adalah saham. Saham merupakan bukti lembar kepemilikan atas suatu perusahaan. Perusahaan yang butuh sebuah modal, mereka akan menjual sebagian lembar sahamnya di Bursa saham untuk nantinya kemudian diperjualbelikan sesuai dengan mekanisme dagang yang berlaku di bursa saham.

Mengenai perdagangan saham di Indonesia, semua itu diatur oleh BEI atau Bursa Efek Indonesia. Trading saham yang dilakukan di BEI pun  peraturan mekanismenya mengikuti sistem perdagangan yang sudah ditetapkan.

Fraksi harga, jam dagang, jumlah satuan lot minimal dan yang lainnya sehubungan dengan perdagangan saham di Indonesia semua itu diatur oleh BEI mekanisme dan sistemnya. Dengan peraturan dan mekanisme yang pasti tersebut, menjadikan trading saham di Indonesia semakin menarik dan ramai peminat.

Trading forex

Instrumen trading yang selanjutnya adalah forex. Dalam bahasa Indonesia, forex dikenal dengan istilah valas atau valuta asing. Forex merupakan kependekan dari foreign exchange atau yang berarti pertukaran mata uang asing.

Dalam perdagangan forex, instrumen yang diperdagangkan adalah mata uang asing. Kapitalisasi dari trading forex sangat besar karena itu forex tidak mudah untuk dimainkan big player seperti yang terjadi pada saham.

Untuk pasarnya, pasar forex buka selama 24 jam non stop di hari kerja sehingga hal tersebut memberikan kebebasan penuh bagi para trader untuk memilih waktu trading yang tepat. Hal ini juga yang menjadikan trading forex semakin menarik dari waktu ke waktunya.

Trading futures

Dalam mekanisme perdagangan futures, asset yang dijadikan sebagai acuan dapat berupa berbagai macam komoditi seperti halnya minyak atau emas. Selain itu, asset yang bisa diperdagangkan juga bisa dalam bentuk mata uang asing atau forex, juga bisa dalam bentuk indeks saham global seperti halnya Hang Seng, Nikkei dan yang lainnya.

Anda bisa memilih salah satu dari beberapa jenis instrumen trading diatas. Namun dalam pemilihannya jangan sampai salah pilih, ada beberapa tips dan trik dalam memilih instrumen trading, diantaranya :

Perhatikan tingkat likuiditas instrumen trading 

Instrumen yang memiliki tingkat likuiditas tinggi biasanya akan sering diperdagangkan dan jauh lebih mudah untuk kembali dijual. Jadi, dalam memilih instrumen trading perhatikan likuditasnya.

Perhatikan fluktuasi harga instrumen trading 

Kegiatan trading merupakan kegiatan yang memanfaatkan fluktuasi harga untuk mendapatkan berbagai macam keuntungan. Sehingga jika semakin fluktuatif suatu harga, maka peluang keuntungan yang bisa didapatkan juga semakin besar. Akan tetapi resiko yang muncul juga semakin besar seiring dengan semakin besarnya peluang keuntungan yang berpotensi didapatkan.

Perhatikan tingkat leverage dari instrumen trading 

Leverage yang diberikan pada suatu instrumen trading bisa sampai dengan angka perbandingan 1 : 100. Anda harus paham bahwa semakin besar tingkat leveragenya, maka akan semakin besar juga peluang keuntungan yang berpotensi diperoleh. Juga semakin besar potensi resiko yang ada pada akhirnya.

Selain itu, hal terakhir yang juga perlu diperhatikan adalah setoran modal awalnya. Tak perlu modal yang besar, bahkan dana 100 ribu rupiah pun sekarang sudah bisa digunakan untuk trading. Jadi selamat mencoba!

Was this article helpful?
Dislike 0
Views: 0