-0.8 C
New York
Jumat, Desember 13, 2019

Kelebihan dan Kelemahan Value Investing dalam Investasi Saham

Last modified: Agustus 8, 2019
For versions:
Estimated reading time: 2 min

Kita mengenal istilah value investing dalam investasi saham. Value investing ini merupakan suatu paradigma investasi dimana seseorang berusaha untuk memilih membeli saham yang tampaknya murah atas dasar analisa fundamental tertentu.

Murah atau tidaknya suatu saham yang harus diperhatikan tentunya bukan atas dasar apakah uang yang dibutuhkan untuk membelinya sedikit atau banyak. Murah atau tidaknya saham sebenarnya ditentukan atas dasar nilai relatif dari harga saham. Utamanya ketika Anda bandingkan dengan kinerja perusahaan emiten yang menerbitkan saham yang bersangkutan.

Value investing dalam investasi saham tentu memiliki kelebihan dan beberapa kekurangan. Adapun kelebihan dan kekurangannya akan kami ulas dalam informasi di bawah ini!

Kelebihan dan Kelemahan Value Investing dalam Investasi SahamĀ 

Kali ini kita akan membahas mengenai kelebihan atau keunggulan dan kelemahan dari value investing dalam investasi saham. Keunggulan dari value investing diantaranya meliputi :

  • Tidak hanya orang kaya saja yang bisa melakukan value investing. Siapa pun bisa menggunakan teknik investasi ini. Tak perlu bermodalkan dana milyaran rupiah karena value investing bahkan bisa digunakan oleh orang yang memiliki dana investasi yang sangat terbatas. Jadi selama orang yang bersangkutan mau membaca dan belajar mengerti serta memahami tentang kondisi fundamental suatu perusahaan, maka teknik value investing ini bisa dimengerti dan diterapkan oleh siapa saja.
  • The power of compounding dapat dimaksimalkan dengan teknik value investing. Pada dasarnya compounding merupakan suatu kemampuan investasi untuk melipat gandakan investasi. Teknik ini sering dikenal dengan istilah bunga berbunga. Sehingga seiring dengan berjalannya waktu, investasi akan bertumbuh secara eksponensial akibat pertumbuhan harga saham dan juga deviden yang dibagikan.
  • Anda harus tahu bahwa value investing sudah digunakan oleh Warren Buffet selama puluhan tahun lamanya. Value investing juga sudah sangat teruji oleh waktu. Value investing yang diterapkan oleh Warren Buffet sukses mengantarkan Warren Buffet sebagai salah satu orang terkaya di dunia dengan metode investasi tersebut. Karena itu sudah sangat wajar jika kemudian kita menganggap hal tersebut terbukti untuk diterapkan.

Akan tetapi dibalik semua kelebihan dari value investing, juga terdapat beberapa kelemahan yang Anda harus tahu. Adapun beberapa kelemahannya diantaranya sebagai berikut :

  • Memaksa seseorang untuk sesegera mungkin memiliki mindset investor sehingga mereka yang hanya memiliki mindset trader jangka pendek tentu saja akan kurang cocok dengan teknikal value investing. Return yang maksimal hanya akan didapatkan jika dilakukan dalam jangka waktu yang panjang.
  • Hasil dari value investing terkadang baru bisa dilihat dalam jangka waktu yang cukup lama dimana untuk beberapa orang, hal ini bisa menjadi suatu kesulitan tersendiri mengingat adanya investor yang punya target return yang harus ia capai.
  • Intrinsic value merupakan nilai sebenarnya yang terkandung dari sebuah saham yang kita beli atau dalam bahasa yang sederhana nilainya dianggap wajar. Terkadang penentuan dari intrinsinc value ini memang sulit diukur. Terlebih sangat bergantung dari informasi yang tersedia dan dapat diakses oleh investor yang bersangkutan.

Jadi Anda yang ingin menerapkan teknik value investing dalam investasi saham bisa segera mencoba investasi ini. Akan tetapi sangat dianjurkan untuk Anda yang melakukan teknik investasi ini adalah Anda yang memiliki mindset investasi jangka panjang agar hasil yang memuaskan bisa Anda dapatkan.

Was this article helpful?
Dislike 0
Views: 0