Laporan Kas Metode Langsung dan Tak Langsung, Apa Bedanya?

Last modified: Juni 11, 2019
For versions:
Estimated reading time: 2 min

Dalam ilmu akuntansi, kita mengenal berbagai macam laporan. Salah satunya kita mengenal laporan arus kas. Laporan arus kas yaitu suatu laporan yang digunakan untuk mengontrol lancar tidaknya keuangan perusahaan. Dana arus kas yang lancar atau terhambat dan tersendat semuanya bisa diketahui dengan laporan yang satu ini.

Laporan arus kas yang dicatat sendiri hadir dalam dua metode yaitu metode langsung dan metode tak langsung. Lantas, apa yang menjadi pembeda keduanya?

Ada beberapa aspek yang menjadi pembeda antara laporan arus kas dengan metode langsung atau yang dikenal dengan direct method dan laporan arus kas dengan metode tak langsung atau yang dikenal dengan istilah indirect method. Penjelasan keduanya bisa Anda simak berikut ini!

Bedanya Laporan Arus Kas Metode Langsung dan Metode Tak Langsung

Ada beberapa aspek penting yang menjadi suatu pembeda antara laporan arus kas dengan metode langsung dan laporan arus kas dengan metode tidak langsung. Perbedaan laporan arus kas metode langsung dan laporan arus kas metode tak langsung yaitu di bagian aktivitas operasi perusahaan yang bersangkutan. Bahwa investasi dan juga aktivitas dari pendanaan keduanya dibedakan.

Kemudian perbedaan yang kedua bahwa didalam metode arus kas tidak langsung, nilai perhitungannya dimulai dari bawah kemudian menuju ke arah atas didalam sebuah laporan laba rugi. Atau juga bisa dimulai dari pendapatan bersih suatu perusahaan dalam satu periode akuntansi.

Pada metode langsung, akun – akun seperti beban penyusutan, beban deplesi, beban amortisasi, keuntungan dan kerugian serta utang dikeluarkan dari komponen aktivitas operasi. Sementara pada metode tidak langsung, dijadikan satu dalam komponen aktivitas operasi.

Diluar pembahasan tentang perbedaan antara laporan kas metode langsung dan tak langsung, setidaknya terdapat sebanyak 3 aktivitas utama pada laporan arus kas yang meliputi :

Aktivitas operasi atau operating activities

Komponen yang boleh ada pada kas dari aktivitas operasi suatu perusahaan yang dikelompokkan adalah komponen neraca. Baik itu komponen asset atau komponen kewajiban yang nilainya tidak lebih dari satu tahun.

Sebagai contoh, hutang dagang, pembayaran gaji karyawan piutang usaha, utang usaha, persediaan, dan juga suatu peralatan yang dibeli oleh perusahaan dan nilainya ditaksir hanya bertahan kurang dari satu tahun.

Aktivitas investasi atau investing activity

Komponen yang termasuk ke dalam kas dari aktivitas investasi adalah komponen neraca bagian asset yang nilainya lebih dari satu tahun anggaran. Jadi misalkan pembelian tanah, gedung, mesin, hak paten dan masih banyak lagi yang lainnya.

Aktivitas pendanaan atau financing activity

Komponen yang termasuk ke dalam aktivitas pendanaan biasanya merupakan komponen neraca yang terdapat di bagian kewajiban dengan nilai lebih dari satu tahun. Sebagai contoh penerbitan saham biasa atau saham preferen, penerbitan obligasi yang sudah masuk di tanggal jatuh tempo lebih dari satu tahun.

Sementara kas dari aktivitas pendanaan yang terjadi pada suatu perusahaan dalam satu periode akuntansi merupakan komponen kas yang ada kaitannya dengan penambahan atau pengurangan modal yang dimiliki oleh suatu perusahaan.

Nah, sekarang sudah tahu bukan bedanya metode langsung dan metode tidak langsung atau direct method dan indirect metod dalam akuntansi? Itulah berbagai laporan kas metode langsung dan tak langsung yang perlu Anda tahu dan pahami. Semoga informasi diatas menjadi informasi yang bermanfaat dan menginspirasi Anda.

Was this article helpful?
Dislike 0
Views: 5