Poin Perbedaan antara Investasi Saham dan Trading Saham

Last modified: Mei 20, 2019
For versions:
Estimated reading time: 2 min

Investasi saham dan trading saham sering terdengar sama. Namun, banyak yang belum tau bahwa keduanya sebenarnya berbeda dari berbagai segi. Pemahaman terhadap perbedaan saham dan trading saham sangatlah penting untuk memilih mana yang sesuai di antara keduanya dengan kebutuhan. Oleh karena itu, berikut akan diuraikan perbedaan investasi dan trading saham.

Investasi Saham oleh Investor

To top

Investasi saham berfokus pada jangka waktu yang panjang. Dalam praktiknya, investasi dilakukan dengan membeli saham, lalu menyimpannya dan menjualnya. Oleh sebab itu, naik turunnya harga saham tidak akan terlalu diperhatikan, karena investor berekspektasi bahwa harga tersebut akan naik kembali.

  1. Strategi Investasi Saham

Seorang investor akan sangat memperhatikan setiap faktor yang akan berpengaruh pada saham. Saham yang dibelipun kebanyakan adalah saham emiten dengan kualitas kerja yang baik, sehat, dan memiliki fundamental yang kokoh. Keuntungan yang diperoleh bersumber dari bertambahnya nilai aset dan pembagian dividen secara berkala.

  1. Prinsip Investasi Saham

Prinsip yang dipegang oleh investor saham adalah buy and hold. Likuiditas yang dimiliki investor biasanya rendah. Oleh sebab itu, banyak investor menggunakan analisis fundamental atau price-earnings serta ramalan manajemen.

  1. Resiko Investasi Saham

Saat seorang investor butuh pihak lain untuk membeli asetnya, maka kemungkinan terjadinya countery party sangatlah besar. Risiko lain yang mungkin muncul adalah partial fills apabila aset yang dimiliki investor hanya sebagian yang berhasil terjual.

  1. Analogi Investasi berupa Barang antik

Seorang investor ingin berinvestasi dalam bentuk barang antik. Investor tersebut pasti terlebih dulu memilih barang antik dengan kualitas bagus sebelum membelinya, baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan. Setelah investor tersebut membeli lalu menyimpannya, barang antik yang dibelinya tersebut akan disewakannya dan menghasilkan ongkos sewa.

Barang antik tersebut akan diluangkannya saat dia butuh dan akan dijualnya jika terdapat kebutuhan yang mendesak. Penjualan akan dilakukan jika kenaikan harga barang antik terjadi setelah satu tahun sejak pembelian.

Trading Saham oleh Trader

To top

Trading (perdagangan) dilakukan dengan memanfaatkan perubahan harga agar mendapatkan keuntungan. Dalam praktiknya, seorang trader akan membeli saham dengan harga rendah dan akan menjualnya kembali saat harganya lebih tinggi.

  1. Strategi Trading Saham

Trading memiliki jangka waktu yang lebih pendek dibandingkan dengan investasi saham. Hal tersebut menyebabkan seorang trader mencari keuntungan yang lebih banyak dengan sering melakukan transaksi. Fokus seorang trader saham adalah sentimen dan kondisi pasar.

Saat pasar berada pada kondisi yang menurun, maka trader tidak akan masuk sampai kondisinya kembali normal. Dalam melakukan trading, banyak trader menggunakan siasat target profit, stop loss ataupun risk-reward ratio.

  1. Prinsip Trading Saham

Prinsip yang dipegang oleh seorang trader adalah buy and shell. Oleh sebab itu, trader akan sangat memperhatikan dan memanfaatkan fluktuasi harga. Analisis yang digunakan oleh trader adalah analisis teknikal guna memahami pergerakan saham. Selain itu, para trader akan membeli saham dari perusahaan yang memiliki potensi kenaikan harga dengan cepat.

  1. Risiko yang Mungkin Muncul

Capital loss adalah risiko yang mungkin muncul  dalam trading saham. Risiko ini terjadi jika harga beli lebih tinggi daripada harga jual. Namun, risiko counter party kemungkinan lebih rendah untuk timbul.

  1. Analogi Trading seperti Jual Barang Antik

Saat harga barang antik akan bergerak/diprediksi naik dan banyak orang berbondong bondong membeli barang antik, maka seorang trader pun akan segera membeli barang antik, tanpa memperhatikan kualitas barang antiknya. Setelah membeli barang antik, trader akan menjualnya kembali kepada pembeli dengan harga yang diharapkan trader. Trader akan terus melakukan transaksi barang antik, sampai peminat barang antik berkurang atau tidak ada.

Itulah uraian perbedaan investasi saham dan trading saham yang dapat dijadikan pertimbangan untuk memilih antara keduanya, guna menyesuaikan dengan kebutuhan.

 

Was this article helpful?
Dislike 0
Views: 7