Sejarah Perkembangan Akuntansi di Dunia dan di Indonesia

Last modified: Juni 10, 2019
For versions:
Estimated reading time: 2 min

Akuntansi merupakan sebuah sistem yang dilakukan untuk tujuan menyajikan laporan keuangan yang mudah dibaca, mudah dipahami dan mudah dimengerti baik untuk pengusaha, manager, karyawan dan pemerintah dalam kaitannya dengan pajak yang harus dibayarkan oleh pemilik usaha.

Akuntansi sebenarnya hadir dengan konsep dasar di berbagai wilayah. Dalam prinsipnya, akuntansi tidak hanya berkembang di Indonesia, melainkan dengan istilah accountant, akuntansi juga dikenal di berbagai negara di seluruh dunia.

Lantas, seperti apakah sejarah perkembangan akuntansi di dunia dan di Indonesia? Semua itu akan kami kupas dalam informasi di bawah ini!

Sejarah Perkembangan Akuntansi di Dunia

Sejarah dalam perkembangan akuntansi di dunia diterbitkan menjadi sebuah buku tentang pelajaran pembukuan berpasangan yang ditulis oleh seorang pemuka agama dan ahli matematika yang bernama Luca Paciolo pada tahun 1494.

Buku tentang pelajaran pembukuan berpasangan tersebut bernama Summa de Arithmatica, Geometrica, Proportioni et Proportionalita. Buku tersebut merupakan buku yang memuat tentang beberapa bagian yang berisi mengenai pelajaran pembukuan untuk para pengusaha yang kemudian tersebar di wilayah Eropa Barat dan dikembangkan oleh para pengarang yang berikutnya.

Sebuah sistem pembukuan berpasangan juga berkembang di Inggris, Belanda dan Amerika Serikat. Sistem Belanda atau tata buku tersebut disebut juga dengan sistem Kontinental. Sistem Inggris dan Amerika Serikat disebut dengan Anglo Saxon 2.

Mengenai seperti apa perkembangan akuntansi dari Sistem Kontinental ke Anglo Saxon ini terjadi di abad pertengahan dimana pusat perdagangan akan berpindah dari Venesia menuju ke Eropa Barat utamanya Inggris untuk menjadi pusat perdagangan di masa revolusi industri.

Pada waktu itu, akuntansi juga mulai berkembang dengan sangat pesat. Hingga kemudian di akhir abad yang ke-19, sebuah sistem pembukuan berpasangan akhirnya juga berkembang di Amerika Serikat yang disebut dengan accounting (akuntansi). Satu arah dan sejalan dengan perkembangan teknologi yang ada di negara tersebut, kemudian di pertengahan abad ke-20 sudah digunakan komputer untuk melakukan suatu unit pengolahan data akuntansi sehingga praktik pembukuan berpasangan dapat terselesaikan secara lebih baik dan jauh lebih efisien.

Akuntansi tidak putus perkembangannya di zaman penjajahan Belanda. Pada masa itu perusahaan – perusahaan yang ada di Indonesia juga memakai suatu tata buku, namun akuntansi sendiri sebenarnya dua komponen yang berbeda dengan suatu tata buku.

Mengenai ruang lingkupnya seperti apa tentu cukup luas termasuk mengenai teknik dalam pembukuannya. Setelah di tahun 1960, akuntansi dengan cara Amerika atau Anglo Saxon mulai diperkenalkan di Indonesia. Sehingga menjadikan sistem pembukuan yang dipakai di Indonesia kemudian berubah dari sistem Eropa atau sistem continental menuju ke sistem Amerika atau sistem Anglo Saxon.

Sejarah Akuntansi Indonesia

Sejarah akuntansi Indonesia dimulai sejak manusia mengenal menghitung uang dan menggunakan teknik pencatatan. Di abad yang ke XIV, perhitungan laba rugi telah diterapkan oleh pedagang – pedagang di masa itu.

Kemudian di abad ke XV, suatu sistem akuntansi telah dikembangkan oleh Romawi yang juga turut berpindah dan digunakan di Spanyol, Portugis dan juga Belanda. Di abad XIX, suatu industri yang ada di Eropa pun ikut mendorong suatu perkembangan akuntansi biaya dengan konsep dari penyusutan.

Kemudian sejak kapan akuntansi mulai diterapkan di Indonesia?

Akuntansi di Indonesia mulai diterapkan pada tahun 1642. Namun bukti otentik atau bukti secara jelas malah ditemukan di tahun 1747. Kemudian akuntansi di Indonesia terus mengalami perkembangan sejak UU Tanam Paksa dihapuskan di tahun 1870.

Dengan adanya UU Tanam Paksa tersebut kemudian menjadikan banyak pengusaha swasta Belanda yang menanamkan modalnya di Indonesia, pada akhirnya menerapkan sistem pembukuan di Indonesia. Kemudian Indonesia juga diperkenalkan dengan sistem pemeriksaan atau auditing demi menyusun dan mengontrol pembukuan suatu perusahaan.

Pendidikan Akuntansi sendiri didalam negeri mulai dirintis di tahun 1952 oleh Universitas Indonesia yang membuka jurusan akuntansi di Fakultas Ekonomi UI. Hal ini menjadikan perguruan tinggi lainnya juga mengikuti langkah dari Universitas Indonesia.

Di tahun 1954 kemudian UU nomor 34 dikeluarkan demi mengatur pemberian gelar akuntan dan di tanggal 23 Desember 1957, didirikan suatu organisasi yang menghimpun para akuntan yang ada di Indonesia yang bernama Ikatan Akuntan Indonesia. Nah, organisasi tersebut di Indonesia kemudian mendirikan seksi Akuntan Publik di tahun 1978 dan seksi Akuntan Pendidik di tahun 1986.

Itulah bagaimana sejarah perkembangan akuntansi di dunia dan di Indonesia yang perlu Anda ketahui dan pelajari. Semoga informasi yang kami berikan diatas menjadi informasi yang bermanfaat dan menambah pengetahuan kita tentang dunia akuntansi.

Was this article helpful?
Dislike 0
Views: 0