Berita Analisa Saham IHSG ndonesia

SAHAM.NEWS, JAKARTA – PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) berhasil menaikkan pendapatan perusahaan sebesar 42% menjadi Rp 328,47 miliar pada kuartal III 2018 ini yang diikuti dengan kenaikan beban pokok pendapatan sebesar 50% menjadi Rp 129,17 miliar.

Dengan naiknya pendapatan, BALI juga mencatatkan kenaikan laba bersih 78% menjadi Rp 43,81 miliar dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Serta kenaikan total aset BALI sebesar 21% menjadi Rp 2,94 triliun.

Seiring dengan naiknya kebutuhan pemasangan fiber optik, BALI akan mencoba meraih peluang tersebut dengan cara menambah 60.000 home pass agar target awal tahun depan sudah mencapai 100.000. Hingga saat ini telah tercatat 40 ribu home pass yang telah terpasang. Target kota yang disasar oleh BALI adalah  Jabodetabek, Surabaya, Bali dan Malang.

“Perusahaan telah kantongi izin untuk pemasangan fiber optik di 100.000 home pass.” ujar Joseph Lembayung, Deputi CEO Bali Towerindo Sentra.

BALI memang dikenal dengan bisnis sewa tower operator telekomunikasi, namun seiring dengan adanya peluang baru fiber optic ini. BALI mengeluarkan belanja modal capex sebesar 400 miliar di tahun 2018 ini, porsi capex 400 miliar ini sebesar 50% dari anggaran keseluruhan belanja modal 2018.