Bank Banten Menderita kerugian Rp76,3 Miliar Tahun 2017

SAHAM.NEWS, SERANG – Perusahaan bank daerah PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) berhasil membukukan pertumbuhan dalam kinerja keuangan perseroan sepanjang periode tahun 2017. Namun, pertumbuhan ini tetap membuat emiten berkode saham BEKS ini masih merugi Rp76,3 miliar.

“Dibutuhkan Pertumbuhan yang berkelanjutan dari sisi strategi perusahaan untuk mencapai perbaikan kinerja Bank Banten,” ujar Fahmi Bagus Mahesa,Direktur Utama Bank Banten.

“Sejumlah indikator kinerja keuangan Bank Banten mulai menunjukan pertumbuhan yang signifikan, misalnya Pertumbuhan kredit meningkat sebesar 56,32% secara yoy dari semula Rp3,27 triliun pada 2016 menjadi Rp5,11 triliun pada 2017 melalui pengembangan bisnis baru yaitu kredit konsumer & komersial, kemudian Dana Pihak Ketiga yang meningkat sebesar 42,53% secara yoy dari semula Rp3,90 triliun pada 2016 menjadi Rp5,55 triliun pada 2017,” kata Fahmi.

 

Memang untuk masalah laba, Bank Banten masih membukukan Rugi Bersih pada 2017 sebesar Rp76,3 miliar atau menurun sebesar 81,17% dari tahun sebelumnya seirin dengan peningkatan Pendapatan Bunga Bersih (Nll), Peningkatan Pendapatan Operasional Lainnya dan Efisiensi Beban Operasional.

“Bank Banten tetap akan terus berkomitmen memberikan layanan perbankan yang semakin canggih dan mudah diakses nasabah serta meningkatkan porsi dana murah yang berasal dari dana APBD milik Pemprov, Pemkot, dan Pemkab Provinsi Banten.

Facebook Comments