Berita Analisa Saham IHSG ndonesia

SAHAM.NEWS, JAKARTA – Emiten pembiayaan, PT BFI Finance Indoneisa Tbk (BFIN) kembali mencatatkan laba bersih pada periode kuartal pertama 2019 sebesar Rp 337 miliar.

Laba bersih mengalami sedikit penurunan akibat peningkatan pencadangan untuk menjaga rasio tingkat kesehatan pembiayaan. “Kami melakukan pencadangan agar pembiayaan yang disalurkan tetap sehat, sedangkan laba bersih kami pada kuartal I & kuartal II tahun lalu tumbuh signifikan sehingga wajar tahun ini tampak menurun.” ujar Sudjono, Direktur Keuangan BFIN.

Meski demikian, Bapak Sutadi, Direktur Pemasaran BFI Finance,optimis pada kuartal II/2019 bisa lebih baik mengingat momentum Ramadan dan Lebaran. Hal ini ditandai dengan naiknya piutang pembiayaan sekitar 6,1% atau senilai Rp17,90 triliun.Kenaikan 6,1% tersebut dapat digolongkan positif pada keadaan ekonomi saat ini serta politik indonesia menjelang pemilihan umum.

Total piutang pembayaran sebesar Rp3,35 triliun merupakan pembiayaan baru dengan sekitar 67,5% merupakan pembiayaan kendaraan roda empat, 17,7% dari pembiayaan kendaraan roda dua, dan 13,5% berasal dari pembiayaan alat berat dan mesin. Sisanya adalah properti atau pembiayaan berbasis syariah.