Bumi Resources Mulai Tahap Awal Pengembangan Tambang Emas di Sulawesi

Bumi Resource Mulai Tahap Awal Pengembangan Tambang Emas di Sulawesi

SAHAM.NEWS, JAKARTA – Lepas mengantongi izin konstruksi dan produksi, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mulai merealisasikan rencananya untuk meningkatkan produksi tambang emas lewat entitas anak usahanya, yaitu PT Citra Palu Minerals. Saat ini, perusahaan telah memasuki proses awal pemgembangan konstruksi yang diperkirakan akan memakan waktu selama 3 tahun. Sementara itu, perseroan juga mengantongi izin produksi selama 30 tahun sampai dengan 2050.

“Ada modifikasi pada akses masuk. Kemungkinan paling lama 32 bulan dan paling cepat 24 bulan. Kira-kira pada kuartal III-2019 sudah bisa produksi,” papar Chief Operating Officer BRMS, Suseno Kramadibrata dalam public expose, Selasa (19/12).

Dalam pengembangan tahap pertama ini, BRMS telah menganggarkan dana sebesar US$ 58 juta – US$ 64 juta yang akan segera dicairkan dalam waktu dekat. Untuk tahapan selanjutnya, perseroan memastikan akan mencari sumber pendanaan strategis lain, namun sayangnya belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai hal tersebut.

Mengingatkan, saat ini perusahaan memiliki izin atas tambang seluas 85.180 ha di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan. Izin ini diperoleh melalui Kontrak Karya yang mana memiliki lima blok yang terpisah, antara lain Blok Poboya, Blok Winehi, Blok Roto, Blok Anggasan, dan Blok Moutong. Blok Poboya merupakan blok yang memiliki potensi tambang emas yang paling menjanjikan. Disebutkan, keseluruhan tambang tersebut memiliki potensi emas sebesar 6,7 juta ton dengan cadangan biji emas sebesar 3,94 juta ton.

Pada proses produksi nanti, Citra Palu Minerals berencana mengubah biji emas menjadi Dore Bullion yang selanjutnya akan diproses menjadi 100% emas di smelter Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

Facebook Comments