SAHAM.NEWS, JAKARTA – PT Bisi Internasional Tbk (BISI) telah menetapkan Anggaran Modal Belanja atau Capex Tahun 2018 sebesar Rp 105 miliar tahun ini.

“Capex akan digunakan untuk memperluas lahan sebesar 75%, menambah kapasitas laboratorium bioteknologi sebeesar 10% dan sisanya 15% untuk biaya perawatan.” ujar Jemmy Eka Putra, Direktur Utama Bisi

“Sumber capex adalah dari dana kas internal perusahaan, memang tahun ini lebih rendah dibandingkan tahun lalu tetapi anggaran capex tahun lalu besar untuk akusisi anak usaha Monsanto Group, yakni PT Branita Sandhini dengan biaya sekitar Rp 163 miliar.” kata Jemmy.

Akusisi PT Branita Shandini akan membawa keuntungan tersendiri dimana pabrik pengolahan benih jagung ini memiliki lahan seluas 8,47 hektare dengan kapasitas produksi sebesar 13.500 ton benih jagung per tahun.

Rekomendasi Saham Pilihan Gratis & Berita Saham Terbaru langsung ke hp anda: Ikuti Official Telegram Channel Saham.news & Official Telegram Grup Analis Saham.news