SAHAM.NEWS, JAKARTA – Grafik kurs Rupiah hari ini, Selasa (14/4/2019), terhadap Dolar Amerika Serikan dibuka stagnan di perdagangan pasar spot. Di satu sisi, Rupiah bisa memanfaatkan tekanan yang sedang dialami oleh Dolar AS. Namun, di lain sisi, Rupiah terbebani karena pasar cenderung wait and see menjelang Pemilu yang diselenggarakan besok (17/4/2019).

1 Dolar AS setara dengan Rp14.055 ketika pembukaan pasar spot. Tidak berubah dibandingkan dengan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya. Kemarin, Senin (15/4), Rupiah berhasil menguat sebesar 0,25 persen terhadap Dolar AS.

Penguatan kemarin membuat Rupiah terapresiasi selama tiga hari berturut-turut. Pada periode tersebut, penguatan Rupiah sebesar 0,64 persen.

Oleh sebab itu, ada kemungkinan ruang penguatan Rupiah makin terbatas. Justru Rupiah sangat rentan terserang profit taking karena penguatannya lumayan tajam. Pagi ini, beberapa mata uang Asia bergerak variatif terhadap Dolar AS.

Mata uang yang menguat terhadap Dolar, adalah Yen (Jepang), Dolar (Singapura), Dolar (Hongkong), dan Dolar (Taiwan). Sementara, mata uang yang melemah adalah Rupee (India), Yuan (Tiongkok), Ringgit (Malaysia), Won (Korea Selatan), Baht (Thailand), dan Peso (Filipina).