Dua Lembaga Pemeringkat Sudah Menaikan Rating Bumi Resources

153
Dua Lembaga Pemeringkat Sudah Menaikan Rating Bumi Resources

SAHAM.NEWS, JAKARTA – PT Bumi Resources tbk (BUMI) kini dapat bernafas lebih lega. Pasalnya, perusahaan telah melakukan restrukturasi utang sehingga mampu menyusutkan jumlah utang dari yang tadinya sebesar US$4,2 miliar menjadi US$1,6 miliar. Sisa utang tersebut juga baru akan jatuh tempo pada tahun 2020 mendatang. Utang perusahaan sebesar US$ 631 juta pun berhasil mendapat persetujuan untuk dikonversikan menjadi mandatory convertible bond yang akan jatuh tempo pada Desember 2024.

Rampungnya restrukturasi utang tersebut tidak hanya memperbaiki neraca keuangan perusahaan, namun juga menjadikan likuiditas perusahaan semakin baik dan juga mengurangi tanggungan beban bunga pinjaman menjadi US$ 600 juta.

Atas selesainya restrukturasi tersebut, emiten batu bara ini mendapatkan peningkatan rating dari sejumlah lembaga pemeringkat. Pada akhir pekan lalu, Moody’s Investor Service telah meningkatkan rating BUMI dari Ca menjadi B3. Moody’s menyatakan bahwa kenaikan peringkat BUMI ini merupakan titik balik yang telah menyelamatkan perusahaan dari kebangkrutan dengan jumlah utang yang lebih sedikit.

Selain itu, Moody’s juga sekaligus meningkatkan peringkat senior secured notes seri A dan B milik Eterna Capital Pte Ltd, entitas anak usaha yang sepenuhnya dimiliki dan dijamin oleh BUMI. Adapun senior secured notes seri A sebesar US$ 487,7 juta dinaikan menjadi B3 sedangkan senior secured notes seri B sebesar US$ 522,4 juta dinaikan menjadi Caa1 yang akan jatuh tempo pada 2022.

 

 

 

Selain Moody’s, S&P Global Ratings juga turut meningkatkan rating BUMI dari D menjadi CCCC+. Pihaknya juga menjelaskan bahwa restrukturasi yang telah berjalan tersebut akan memampukan perseroan untuk melunasi tanggungan beban bunga dalam waktu 12 bulan dengan syarat harga batu bara masih pada level yang normal.

Leave a Reply