Dwi Aneka Jaya Kemasindo Dinyatakan Pailit Demi Hukum

129

SAHAM.NEWS – JAKARTA, PT DWI ANEKA JAYA KEMASINDO TBK (DAJK) resmi dinyatakan pailit demi hukum oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, proses permohonan homologasi yakni pembatalan perdamaian

Pasalnya, permohonan pembatalan perdamaian alias homologasi oleh PT Bank Mandiri telah disetujui majelis hakim. Pihak Bank Mandiri telah mengajukan pembatalan disebabkan DAJK  tidak memenuhi perjanjian perdamaian yang telah disahkan oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Padahal Dalam perjanjian perdamaian homologasi per tanggal 31 Januari 2017, DAJK menyatakan bersedia dan menyanggupi untuk menyelesaikan semua kewajibannya ditambah bunga yang harus dibayarkan setiap bulan selama delapan tahun.

Kewajiban yang tidak dipenuhi oleh DAJK antara lain, yakni penambahan modal usaha sebesar 50 miliar oleh Witjaksono , pembayaran bunga tunai, dan penyerahan jaminan aset tanah di Subang dan Bengkayang.

“Berdasarkan data yang ada pihak DAJK terbukti secara jelas dan tegas termohon (DAJK) tidak melaksanakan kewajibannya sesuai dengan perjanjian perdamaian, sehingga DAJK terbukti telah wanprestasi dalam melaksanakan isi perjanjian perdamaian,dan berdasarkan Pasal 291 UU Kepailitan maka pihak kreditur dapat mengajukan pembatalan perdamaian.” tulis Junaidi Kuasa Hukum Bank Mandiri.

Padahal sebelum pembatalan alias permohonan homologasi diajukan ke pengadilan, pihak bank mandiri telah melayangkan somasi hingga empat kali bulan Maret April dan Mei 2017 tetapi tidak ada itikad baik dari DAJK.

Selain memiliki kewajiban terhadap Bank Mandiri, DAJK masih harus menyelesaikan kewajiban dengan pihak lain salah satunya adalah PT AJ Capital Advisory.

Nantinya Tim Kurator yang akan digunakan oleh Bank Mandiri adalah Rio Todotua Simanjuntak & Soebagjo.

Leave a Reply