SAHAM.NEWS, JAKARTA – Di tengah ketatnya persaingan industri garmen di pasar domestik maupun internasional membuat PT Eratex Djaja Tbk (ERTX) anak usaha Busana Apparel Group tetap dapat bertumbuh pesat dalam 5 tahun terakhir melalui pasar ekspor. Pasar Ekspor ERTX meliputi AS, Jepang, Eropa dan negara lainnya untuk berbagai merek ternama seperti POLO, VF, ANN INC, DKNY dan GU.

ERTX dalam 5 tahun terakhir dapat bertumbuh hingga 2,5 kali lipat dengan nilai ekspor di tahun 2016 yang mencapai USD 70,3 juta dengan rata-rata pertumbuhan sekitar 9,6% selama 5 tahun terakhir.

“Beberapa tahun kebelakang, kami mengembangkan perangkat lunak perencanaan produksi dengan fitur pengecekan hingga 12 tahapan guna memastikan hasil akhir bebas cacat. Selain itu ERTX memiliki memiliki divisi internal laundry,yang secara khusus melakukan pencucian garmen secara luas dengan teknologi garment dying yang masih langka di Indonesia. Serta penggunaan teknologi dalam pembuatan pola dan desain, mesin auto cutter, mesin jahit otomatis, dan mesin blower sehingga produk dapat langsung siap packing tanpa harus setrika manual.” ujar Rika Suwaibah, Assistant General Affair Manager Eratex,

“Produktivitas yang tinggi dapat membantu menurunkan biaya produksi, serta dengan teknologi yang tepat deadline produksi dapat diatasi, dan pengiriman produk pun jadi tepat waktu, ERTX memproduksi garmen bagian bawah tubuh seperti celana pendek, celana panjang, dan rok. ” ujar Rika.