SAHAM.NEWS, JAKARTA – Emiten ritel elektronik dan peralatan telekomunikasi, PT Global Teleshop Tbk (GLOB) Sepanjang tahun 2017, GLOB menutup sejumlah outlet yang tidak dapat mencapai target dan penutupan outlet ini tidak mempengaruhi penjualan. GLOB sendiri sedang memperbaiki kinerja keuangan perusahaan sepanjang tahun buku 2017 lalu.

Tercatat kerugian GLOB sebesar Rp 14,67 miliar pada 2017 lalu dimana kerugian bersih GLOB berkurang hingga 87,58% dibandingkan dengan tahun sebelumnya ssebesar Rp 118,14 miliar. Perbaikan GLOB disebabkan oleh kenaikan pendapatan sebesar 10,40% menjadi Rp 621,53 miliar dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 562,96 miliar.

Kontribusi penjualan voucer masih terbesar dengan nilai Rp 324,10 miliar, lalu penjualan ponsel sebesar Rp 284,13 miliar, dan penjualan lain-lain sebesar Rp 13,31 miliar. Beban pokok penjualan GLOB pun naik, namun untuk beban umum dan administrasi menurun hingga 75,54% menjadi Rp 19,50 miliar.

Sedangkan untuk Total aset GLOB pada akhir tahun 2017 adalah Rp 60,81 miliar atau turun 18,48% dibandingkan tahun sebelumnya Rp 74,60 miliar.