Berita Analisa Saham IHSG ndonesia

SAHAM.NEWS, JAKARTA – Tren melemahnya harga batu bara sampai sekarang ini terus berlanjut. Pihak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memasang Harga Batu Bara Acuan (HBA) dengan nominal 88,85 Dolar per ton.

Grafik harga batu bara hari ini, Sabtu (13/4/2019) merupakan level terendah sepanjang tahun 2019. Pasalnya, terkoreksinya harga batu bara sejauh ini masih tertahan di kisaran harga 90 Dolar AS per ton.

Harga batu bara lebih rendah sebesar 1,8 persen dibanding periode bulan Maret kemarin. Pada bulan Maret HBA ditetapkan sebesar 90,57 Dolar per ton. Formula HBA ditentukan oleh Kementerian ESDM sesuai dengan index pasar internasional.

Terdapat empat indeks yang digunakan, yaitu New Castle Global Coal (GC), Indonesia Coal Index (ICI), Platts59, dan New Castle Export Index (NEX). Adapun bobot dari masing-masing index sebesar 25 persen dalam formula HBA.

Selama ini pergerakan harga batu bara dipengaruhi oleh Tiongkok karena Negeri Tirai Bambu menjadi importer terbesar batu bara dunia. Jika Tiongkok membuka kran impor, maka harga batu bara akan melambung.