Harga Beras Tinggi Hanya soal supply dan demand

SAHAM.NEWS, JAKARTA – Kementerian perdagangan Enggartiasto Lukita menilai bahwa kenaikan harga beras kualitas medium hanya masalah supply dan demand.

“Kenaikan harga beras saat Ini hanya soal supply dan demand lah, harga yang masih tinggi, jumlah pasokan harus kita tingkatkan,” ujar Enggartiasto.

Berdasarkan data yang dikeluarkan Pasar Induk Beras Cipinang dimana pasar ini menjadi pemasok penting kebutuhan beras di Jakarta, harga beras medium varietas IR-64 II berkisar Rp11.675 per kg. Padahal apabila berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) 57 Tahun 2017 batas harga eceran tertinggi untuk beras medium Rp9.450 per kg untuk Pulau Jawa, Lampung dan Sumatra Selatan.

“Hingga kini baru 16.000 ton beras impor tiba di dua pelabuhan berbeda, yakni Tenau Kupang sebanyak 10.000 ton dan pelabuhan Merak Banten 6.000 ton sudah bongkar. Dikarenakan pengiriman dokumen dari eksportir yang terlambat dan baru sampai kemarin, sedangkan di Priok 41,000 ton masih mengantri” ujar Andrianto Wahyu Adi, Direktur Pengadaan Bulog