SAHAM.NEWS, JAKARTA – Emiten perusahaan migas PT Elnusa Tbk (ELSA) optimis kenaikan harga minyak global dapat mempengaruhi laporan dan kinerja perusahaan secara positif dalam waktu dekat.

“Kenaikan harga minyak global mempengaruhi harga jasa kontrak migas dan tentunya tetap bergantung pada kondisi pasar migas nasional. Harga minyak yang kembali naik ke atas $70 per barel dalam waktu dekat kedepannya dapat memberikan dampak positif.” ujar Wahyu Irfan, Head of Corporate Communications Elnusa.

“Kenaikan harga minyak dapat berkontribusi positif terhadap kinerja operasional migas dan kontrak baru perusahaan ikut bertambah sehingga kinerja keuangan pun ikut meningkat.” ujar Rifqi Budi Prasetyo, Investor Relations Elnusa.

Kinerja keuangan ELSA meningkat dengan nilai kontrak baru yang naik sebesar 12,24% hingga akhir 2018 mencapai Rp5,5 triliun dibandingkan periode saham tahun sebelumnya Rp4,9 triliun.

Sedangkan untuk pendapatan ELSA berhasiil membukukan kenaikan 46,46% year on year (yoy)  menjadi Rp2,92 triliun atau naik dibandingkan periode semester 1 tahun sebelumnya Rp1,99 triliun. Sehingga laba bersih perusahaan melonjak 783,91% yoy menjadi Rp127,66 miliar dibandingkan periode sama semester I/2017 sebesar Rp14,44 miliar.