IHSG berpotensi lanjutkan kenaikan akibat The Fed yang tidak menentu

Berita Analisa Saham IHSG ndonesia

SAHAM.NEWS, JAKARTA – Rilis Data EKonomi Amerika Serikat (AS) yang bervariasi mampu menekan ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga acuan The Fed.

Para pelaku pasar yang berharap kenaikan suku bunga the fed di bulan maret kini mulai menurun akibat inflasi yang naik dan penurunan daya belanja masyarakat yang lesu.  Singkat cerita market melihat ekonomi amerika serikat yang sedang tidak bagus.

 

Pasar sendiri masih menunggu pernyataan Ketua The Fed yang baru yakni Jerome Powell tentang arah kebijakan bank sentral. Keadaan ini membuat pelaku pasar menunggu apakah nantinya The Fed tetap menaikkan suku bunga acuan hingga empat kali di tahun ini.

Analis memprediksi apabila kenaikan the fed ditunda maka dapat memberikan sinyal bearish terhadap us dollar dan mampu mendorong IHSG untuk melanjutkan kenaikan. Sektor yang perlu diperhatikan ditengah kenaikan IHSG beberapa bulan ini adalah sektor properti dan barang konsumsi serta perusahaan media