Indeks Wall Street Melemah

SAHAM.NEWS – JAKARTA Perang dagang Cina terhadap kebijakan tarif Amerika Serikat (AS) menyebabkan indeks Wall Street melemah, Dow Jones Industrial Average dan S&P turun drastis, hal ini adalah akibat dari naiknya saham energi. Seperti dikutip dari Reuters, Dow turun 103,01 poin dan S&P hilang 5,79 poin. Nasdaq Composite bertambah 0,01 persen menjadi 7.747,03.

Perang antara Trump dan pemerintahan China mengakibatkan Boeing, sebagai wakil turun tangan mengatasi ketegangan tersebut karena China adalah eskportir terbesar AS. Penurunan saham atas kejadian ini menjadi halangan terbesar bagi Dow. Caterpillar sebagai perusahaan pembuat alat-alat konstruksi juga ikut lemah sebanyak 0,9 persen. Perusahaan pembuat chip yang pemasukannya paling banyak berasal dari China
juga mengalami kehilangan 0.99 persen yang merupakan kinerja paling buruk dalam sebulan. Saham intel turun 3,4 persen, dan menjadi hambatan terbesar pada indeks S&P 500 dan Nasdaq.

Peter Kenny, ahli strategi pasar senior di Global Market Advisory Group yang berpusat di New York mengatakan bahwa khalayak umum melihat narasi perdagangan yang ditahan atau berjalan ke beberapa headwinds signifikan dan akibatnya kita akan melihat kompresi penilaian.