INRU Tambah Pinjaman Baru Dari Pinancle Company Limited US$150juta

195
INRU Tambah Pinjaman Baru Dari Pinancle Company Limited US$150juta

SAHAM.NEWS, MEDAN – PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) berencana untuk menambah pinjaman baru dari Pinancle Company Limited (PCL) sebesar US$150 juta. Jika dikoversikan kedalam rupiah nilai pinjaman baru tersebut setara dengan kurang lebih Rp2,02 triliun. PCL sendiri merupakan pemegang saham mayoritas INRU dengan kepemilikan hingga 92,42% sehingga transaksi ini nantinya akan menjadi transaksi antar afiliasi.

Merilis dari keterbukaan informasi yang disampaikan perusahaan ke Bursa Efek Indonesia, INRU akan mengalokasikan US$100juta dari pinjaman tersebut untuk melakukan mill major maintenance dan penggantian sebagian mesin. Hal tersebut dilakukan mengingat perseroan telah mengalami  kumulasi kerugian bersih sebesar US$530 juta pada kuartal-II 2017 akibat kinerja yang kurang optimal. Diharapkan, dengan melakukan perbaikan dan pembelian mesin tersebut INRU dapat memperbaiki kualias bubur kertas sehingga dapat mendorong penjualan, meningkatkan efisiensi biaya operasional, dan meningkatkan kapasitas produksi. Sementara itu, US$50 juta akan digunakan memenuhi pengembalian pembayaran uang muka dari DP Marketing International Macao Commercial Offshore Limited (DPMM) dimana Perseroan diwajibkan untuk membayar kembali uang muka tersebut kepada DPMM sebesar US$ 40juta paling lambat pada bulan Desember 2017.

Sebelumnya, INRU tercatat telah memiliki utang dengan akumulasi sebesar US$96,65 juta kepada PLC. Jangka waktu dan bunga dari pinjaman tersebut juga berbeda beda. Jika digabung menjadi satu perjanjian, maka tingkat suku bunga 3M LIBOR + 3,5%.

INRU optimis industri bubur kertas atau pulp dan serat rayon akan memiliki prospek ke depan yang positif dengan pertumbuhan yang signifikan. Industri ini diproyeksikan akan tumbuh seiring dengan prospek perekonomian Indonesia yang membaik.

Facebook Comments