Saham Properti, Janji Kampanye, Pulau Reklamasi & Potensi Gugatan Hukum

SAHAM.NEWS, JAKARTA – Meskipun perkembangan berita terbaru mengenai polemik reklamasi membuahkan keputusan dicabutnya izin reklamasi oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Analis AsiaBlock Capital, Jonathan Huang menilai bahwa kemungkinan besar gugatan yang berujung pada tuntutan ganti rugi akan timbul setelah keputusan pencabutan izin reklamasi tersebut. Konsekuensi tuntutan ganti rugi ini perlu juga dipertimbangkan karena permasalahan ini tidak semudah dicabut kemudian selesai.

Namun jonathan menyarankan sebaiknya untuk melihat ke arah fundamental saham saham perusahaan properti reklamasi tersebut karena isu reklamasi telah berjalan lebih dari satu tahun lebih mulai dari masalah KPK, Pergantian Gubernur, Janji Politik hingga hari ini keputusan pencabutan izin reklamasi. Sehingga Jonathan berpendapat bahwa harga saham properti reklamasi sekarang sudah sangat murah, seperti saham APLN (PT AGUNG PODOMORO LAND.tbk ) apabila dilihat secara aset, jumlah kepemilikan saham beredar, hingga sales dari proyek baru dan existing.

“Istilah nya harga saham sekarang sudah priced in dengan efek fear market dan bila harga saham properti tersebut turun lagi akibat berita pencabutan izin reklamasi tersebut, maka sudah saatnya akumulasi.” ujar Jonathan.

Rekomendasi Saham Pilihan Gratis & Berita Saham Terbaru langsung ke hp anda: Ikuti Official Telegram Channel Saham.news & Official Telegram Grup Analis Saham.news