Berita Analisa Saham IHSG ndonesia

SAHAM.NEWS, JAKARTA – Setelah mengalami penurunan performa, PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) masih mengalami kerugian bersih Rp 108,88 miliar setelah periode sebelumnya tahun lalu sebesar Rp 58,53 miliar.

“Penurunan pendapatan serta kenaikan beban umum dan administrasi menyebabkan perusahaan tidak dapat menghasilkan laba. Belum lagi pendapatan turun 20,82% menjadi Rp 62 miliar bila dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 78,32 miliar pada periode sama tahun lalu. Alhasil Pendapatan dari jasa taksi turun menjadi Rp 54,04 miliar dibandingkan tahun lalu yang mencapai Rp 68,81 miliar. Pendapatan suku cadang juga otomatis mengalami penurunan 89,84% pada 2018 menjadi Rp 251,66 juta dibandingkan tahun sebelumnya Rp 2,48 miliar.

Singkat cerita Performa kinerja saham TAXI jauh diatas ekspektasi para investor. Belum lagi suspen yang sempat terjadi akibat persoalan keuangan yang tengah dialami oleh emiten grup Rajawali dimana TAXI menunda pembayaran bunga ke-15 atas obligasi TAXI dengan nilai pokok Rp 1 triliun yang diterbitkan tahun 2014.” ujar I Gede Nyoman Yetna, Kepala Divisi Penilaian Perusahaan Group I.

Rekomendasi Saham Pilihan Gratis & Berita Saham Terbaru langsung ke hp anda: Ikuti Official Telegram Channel Saham.news & Official Telegram Grup Analis Saham.news