Laba Bank Artha Graha INPC Merosot 49,28%

SAHAM.NEWS, JAKARTA – Emiten perbankan, PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) mengalami penurunan laba bersih yang cukup dalam sebesar 49,28% menjadi Rp 35,4 miliar untuk periode semester I 2018 dibandingkan periode sama tahun 2017 lalu sebesar Rp 69,8 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan terbaru, laba bersih INPC dipengaruhi oleh turunnya pendapatan bunga bersih 0,89% yoy menjadi Rp 555 miliar, turunnya penyaluran kredit sebesar 2,73% yoy menjadi Rp 18,6 triliun, naiknya beban biaya operasional sebesar 3,73% menjadi Rp 501 miliar.

Rasio kredit bermasalah atau NPL bank Artha Graha berada di posisi yang cukup mengkhawatirkan, sebesar 4,92%. Tiga sektor penyumbang NPL terbesar Bank Arta Graha adalah sektor jasa, perdagangan dan konstruksi. Anggaran yang disediakan INPC untuk cadangan kerugian sebesar Rp 450 miliar atau naik 47,06% dibandingkan tahun sebelumnya.

Total aset Bank Artha Graha sebesar Rp 28,8 triliun atau turun 0,56% yoy dari periode sama 2017 Rp 29 triliun.

Rekomendasi Saham Pilihan Gratis & Berita Saham Terbaru langsung ke hp anda: Ikuti Official Telegram Channel Saham.news & Official Telegram Grup Analis Saham.news