Berita Analisa Saham IHSG ndonesia

SAHAM.NEWS, JAKARTA – Emiten produsen minuman dalam kemasan, PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 22,8% pada akhir September 2018 apabila dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp38,1 miliar.

Sedangkan untuk besaran penjualan CLEO tercatat naik 34.71% menjadi sebesar Rp593,7 miliar dibandingkan tahun sebelumnya Rp440,7 miliar. Beban pokok penjualan naik 42,59% menjadi Rp395,2 miliar dari Rp277,03 miliar. Kewajiban perusahaan pun ikut naik 22,01% dibanding akhir tahun 2017 menjadi Rp442,8 miliar. Ekuitas perusahaan pun naik 15,7% menjadi Rp344,8 miliar.

Pada bulan depan nanti 7 november, CLEO akan mengadakan rups untuk persetujuan private placement di harga Rp274 dengan melepas saham sebanyak 1 miliar saham baru atau 9,09% dari total ditempatkan, dengan demikian perseroan akan meraup dana segar Rp274 miliar. Rencananya PT Global Sentral Abadi (GSA) sebagai pemegang 51,6% saham CLEO akan mengakusisi 1 miliar lembar saham tersebut.

Nantinya dana hasil private placement akan digunakan untuk membayar utang pada PT BCA Tbk sebesar Rp225 miliar. Sisanya Rp20,3 miliar untuk belanja modal seperti mesin, kendaraan dan instalasi pabrik.

Rekomendasi Saham Pilihan Gratis & Berita Saham Terbaru langsung ke hp anda: Ikuti Official Telegram Channel Saham.news & Official Telegram Grup Analis Saham.news