Madusari Murni Indah Segera IPO untuk Modal Bangun Pabrik

SAHAM.NEWS, JAKARTA – Sebentar lagi bursa bertambah 1 emiten baru, yakni perusahaan manufaktur kimia, PT Madusari Murni Indah Tbk (MOLI).  Madusari Murni akan menggunakan dana hasil IPO untuk membangun pabrik etanol baru dimana kapasitas pabrik utama perseroan sudah maksimal.

Rencananya pabrik tersebut akan berada di daerah Lampung dengan kapasitas produksi etanol yang mencapai 50.000 kiloliter per tahun. Hingga saat ini, Madusari baru memiliki satu pabrik di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang dengan kapasitas 80.000 kiloliter etanol per tahun.

“Produksi kami sudah mencapai 77.000 kiloliter sehingga perseroan menganggarkan investasi hingga Rp550 miliar untuk pembangunan pabrik baru. Kami sudah tidak mampu menambah suplai karena kapasitas penuh, maka dari itu IPO untuk membangun pabrik sehingga total kapasitas Madusari 130,000 kilo liter” ujar Indah Arief Goenadibrata, Direktur Utama Madusari Murni.

Rencana penyelesaian pabrik baru sekitar 2 tahun apabila dimulai dari tahun 2019, Rencana IPO nanti perusahaan akan melepas sebanyak-banyaknya 495.946.000 saham biasa atas nama saham baru atau setara dengan 20% dari modal dan ditempatkan perseroan. Harga penawaran berkisar Rp500—Rp600 sehingga Madusari akan mengantongi dana segar senilai Rp247,97 miliar—Rp297,57 miliar.

Ekspansi dilakukan MOLI dengan menggunakan 94,45% dana untuk membangun pabrik dan membeli mesin, sedangkan sisanya akan digunakan untuk meningkatkan distribusi perusahaan.

Diharapkan dengan ekspansi ini, perusahaan dapat mengekspir 40% produk enthanolnya ke beberapa negara tujuan persroan seperti Vietnam, Thailand, Taiwan dan Filipina.

MOLI menargetkan pertumbuhan laba bersih sebesar 10% dengan laba sebesar Rp87,62 miliar pada tahun buku 2017 dengan nilai penjualan sebesar Rp1 triliun. Sedangkan untuk kuartal I 2018 tahun ini, MOLI berhasil mencatatkan penjualan sebesar Rp277,54 miliar dengan laba tahun berjalan sebesar Rp31,7 miliar.

Rekomendasi Saham Pilihan Gratis & Berita Saham Terbaru langsung ke hp anda: Ikuti Official Telegram Channel Saham.news & Official Telegram Grup Analis Saham.news