Medco Energi Bangkit dari Kerugian, Cetak Laba US$164,3 juta Kuartal-III 2017

93
Medco Energi Bangkit dari Kerugian, Cetak Laba US$164,3 juta Kuartal-III 2017

SAHAM.NEWS, JAKARTA – PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) mencatatkan kinerja yang cukup baik sepanjang tahun 2017 yang lalu. Pasalnya, emiten pertambangan minyak ini berhasil bangkit dari rapor merah pada tahun 2016 dengan kerugian sebesar US$149,6 juta.

Hingga akhir kuartal-III tahun 2017, MEDC mencatatkan perolehan laba bersih sebesar  US$164,3 juta. Roberto Lorato, CEO MEDC, menyatakan bahwa untuk sampai pada kinerja tersebut perusahaan telah melakukan berbagai kiat perbaikan, termasuk efisiensi biaya dan peningkatan kinerja operasi. Selain itu, harga komoditas dipasaran juga turut membaik sehingga membantu perseroan dalam merealisasikan keuntungan secara penuh.

Dilansir dalam laporan keuangan perusahaan, MEDC membukukan kenaikan pendapatan usaha sebesar 52,6% menjadi US$597,5 juta secara year on year. Kenaikan jumlah pendapatan ini didorong oleh peningkatan hasil produksi dan harga jual komoditas yang lebih membaik dibandingkan dengan awal tahun 2017 lalu.

Tercatat, harga rata-rata realisasi penjualan minyak meningkat 25,2% dari tahun 2016 menjadi US$49,5/BBLS. Sementara itu, realisasi harga gas meningkat 31,9% menjadi US$5,5/MMBTU dibandingkan dengan tahun 2016.

Dari segi produksi, MEDC berhasil mencatatkan peningkatan sebesar 38,3% secara year on year menjadi 88,3 MBOEPD untuk produksi minyak dan gas. Produksi minyak MEDC hingga akhir September 2017 tercatat sebesar 35,5 MBOPD sedangkan produksi gas sebesar 283,6 MMSCFD.

Peningkatan kinerja produksi ini tidak terlepas dari peforma baik yang dicapai oleh pengembangan eksplorasi di South Natuna Sea Block B yang diakuisisi perseroan pada tahun 2016 yang lalu. Selain itu, penjualan gas yang cukup tinggi dari aset di Senoro juga turut menjadi faktor penting yang mendorong kinerja MEDC. Sementara itu,  pengembangan Blok A di Aceh juga berjalan dengan baik. Pada November 2017 yang lalu, konstruksi keseluruhan di blok tersebut telah mencapai 66,7% dengan progres Central Processing Plant mencapai 90%.

Leave a Reply