Berita Analisa Saham IHSG ndonesia

SAHAM.NEWS, JAKARTA – Emiten komponen otomotif, PT Nipress Tbk (NIPS)terus berekspansi meskipun kinerja laporan keuangan masih belum begitu positif. Hal ini ditandai dengan divestasi saham PT Nipress Energi Otomotif (NEO) kepada pembeli siaga, yakni Johnson Controls Battery Investment, LLC sebanyak 10 saham perusahaan dengan harga Rp5 juta per lembar saham dengan total nilai transaksi adalah Rp50 juta. NEO akan menerbitkan saham baru sebanyak 14.856 lembar senilai Rp77,24 miliar dan akan diserap langsung oleh Johnson Controls Battery Investment, LLC.

Akibat transaksi ini, NIPS akan divestasi 24.883 lembar atau senilai Rp138,62 miliar kepada Johnson Controls Battery Investment, LLC. Dengan demikian Rp205,92 miliar akan didapat NIPS dari divestasi dan penerbitan saham baru.

Johnson Controls Investment merupakan perusahaan dengan pengalaman lebih dari 100 tahun dalam penyediaan aki kendaraan dimana JCI merupakan pemasok aki kendaraan terbesar dunia dengan total kontribusi sebesar satu pertiga dari total output industri aki setiap tahun. Sedangkan NEO adalah perusahaan produsen aki otomotif terbesar ketiga Indonesia dengan kapasitas produksi sebesar 3 juta unit aki kendaraan roda empat dan 5 juta unit aki kendaraan roda dua per tahun.

NIPS menargetkan kenaikan penjualan sebesar 23,12% menjadi Rp 1,32 triliun dibandingkan penjualan periode sama tahun sebelumnya Rp 1,07 triliun.