Pabrik Baru Ke-2 Asahimas Akan Mulai Beroperasi 2019

SAHAM.NEWS, JAKARTA – Mengikuti peraturan Pemerintah Daerah Jakarta mengenai Tata Ruang dan Zonasi untuk tidak menjalankan aktivitas perindustrian pabrik didalam Ibu Kota, PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) terpaksa harus menutup kedua pabriknya yaitu Tungku F-3 dan Tungku F-4 yang berada dikawasan Ancol, Jakarta Utara.

Namun demikian, perusahaan telah merelokasikan satu pabrik yang telah ditutup ke Indotaisei Area, Block IA Sector, Kalihurip, Cikampek bahkan pabrik baru tersebut dikabarkan memiliki teknologi terbaru yang lebih canggih. Pabrik tersebut adalah Tungku C-1. Dibangun dengan menggunakan teknologi hasil ciptaan perusahaan kaca berskala global asal Jepang, Asahi Glass Co.LTd, mesin-mesin pada pabrik ini dapat menghasilkan kaca spesifikasi tertentu yang bermutu tinggi dan ramah lingkungan. Asahi Glass Co.LTd adalah salah satu pemegang saham utama perseroan dengan total kepemilikan saham mencapai 43,86%.

Kapasitas produksi pabrik baru ini tidak tanggung-tanggung mencapai 210.000 ton, dua kali lipat dari kapasitas produksi pablik yang lama. Dalam pembangunan pabrik ini, perusahaan telah meronggoh kocek sebesar Rp796,8 miliar untuk pembelian mesin-mesin serta instalasi. Transaksi pembelian ini telah sah diproses perusahaan sejak Juli lalu. Transaksi ini merupakan transaksi kredit antar afiliasi dimana Asahi Glass Co.LTd sebagai penjual sekaligus pemegang saham perusahaan memberikan dana talangan untuk pembelian tersebut dengan jangka waktu pelunasan selama 9 tahun serta bunga tibor 6 bulan ditambah 50 bps per tahun.

Perusahaan masih akan membangun satu pabrik lagi dilokasi yang sama untuk memenuhi penggantian dua pabrik yang telah ditutup, yaitu C-2. Pembangunan pabrik C-2 telah dimulai pada akhir tahun ini dengan jangka waktu kurang lebih selama 2 tahun sehingga baru dapat memberikan kontribusi kepada perseroan pada tahun 2019 mendatang.

 

Rekomendasi Saham Pilihan Gratis & Berita Saham Terbaru langsung ke hp anda: Ikuti Official Telegram Channel Saham.news & Official Telegram Grup Analis Saham.news