Pabrik Karet Milik Chandra Asri Mulai beroperasi Tahun 2018

49

SAHAM.NEWS, JAKARTA – Perusahaan PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) akan segera memiliki Pabrik Karet Baru dimana pabrik ini merupakan hasil pengembangan dari produk mixed c4 yang sudah ada menjadi butadiene. Butadine tersebut nantinya akan menjadi bahan baku dari solution styrene butadiene rubber (SSBR) alias bahan baku ban.

Bahan baku ban tersebut adalah produk turunan yang merupakan bisnis patungan antara TPIA dengan produsen ban terkemuka yakni PT Michelin Indonesia. Nantinya perusahaan patungan yang diberi nama PT Synthetic Rubber Indonesia (SRI) akan selesai pada kuartal I 2018 dan dapat beroperasi pada kuartal II 2018, kata Suryandi, Corporate Secretary TPIA.

Hingga saat ini TPIA telah memperbesar kapasitas butadine menjadi 137 kilo per tahun (KTA) dengan investasi sebesar US$ 42 juta. Secara Global Michelin akan memiliki 3 pabrik ban sintetis yang terbesar di seluruh dunia,mengatakan, pada tahap awal memang produksi SSBR akan diserap oleh Michelin.

“Pada tahun pertama beroperasinya pabrik tersebut, Michelin akan menyerap produksi butadine tersebut dikarenakan TPIA hanya sebagai pemegang saham minoritas dibandingkan Michelin sebesar 55%” , kata Harry Tamin, Investor Relations PT Chandra Asri¬†¬†Petrochemical Tbk

Leave a Reply