Pemerintah pastikan Online Single Submission sudah 87%

Berita Analisa Saham IHSG ndonesia

SAHAM.NEWS, JAKARTA – Pemerintah akan memastikan sistem baru Online Single Submission (OSS) akan terselesaikan tepat waktu pada tanggal 20 Mei 2018.

“Sekarang OSS ini sudah 87% dan sedikit lagi selesai.” kata Darmin Nasution, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Ssitem ini akan memudahkan investor, baik perusahaan besar, perorangan, koperasi, PT, firma, ntuk mengurus izin lewat 1 pintu tanpa perlu kesana kemari cukup bawa akte notaris perusahaannya” jelasnya

“Jadi cukup masukkan informasi dari akte notaris tersebut, kemudian ada beberapa informasi tambahan yang diminta, berapa jumlah investasinya, di mana, lalu sistem otomatis akan mengecek perusahaan tersebut, baru kemudian sistem otomatis akan mengesahkan perusahaan itu,” lanjutnya.

“Sistem akan menghasilkan nomor induk berusaha atau semacam nomor identitas perusahaan. “Kemudian NPWPnya keluar. Nomor BPJS keluar. Kemudian nomor apa saja dia keluar. Nah, habis itu dia diminta komitmen untuk mengurus IMB, izin lingkungan, pasti izin usahanya keluar,” kata Darmin.

Jadi sebenarnya OSS ini sama dengan sebelumnya, cuma bedanya adalah dulu semua syarat harus selesai dulu, sedangkan untuk sekarang ini cukup komitmen untuk mengurus izin dengan batasan waktu kapan untuk melapor lagi di sistem OSS. Hal yang dapat dilakukan oleh sistem OSS ini mencakup komitmen Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk produknya atau beberapa izin lain, misalnya izin BPOM untuk produk obat-obatan.

“Secara otomatis bila perusahaan siap berkomitmen, maka izin operasi lsg keluar dan perusahaan dapat lsg beli tanah atau sewa gedung dan memulai usahanya. Meskipun pada akhirnya perusahaan harus tetap mengurus AMDAL, IMB, BPOM, dan lain-lain.”

Penerapan sistem OSS ini akan diantau melalui sistem oleh satgas khusus baik di pusat maupun di daerah apakah komitmen izin tersebut sudah selesai atau belum dilakukan oleh perusahaan.