Berita Analisa Saham IHSG ndonesia

SAHAM.NEWS, JAKARTA – Emiten perkebunan sawit, PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJT) mencatatkan penurunnan pendapatan sebesar 11% menjadi sebesar US$ 27,6 jut dibandingkan periode tahun 2018 kuartal awal sebesar US$ 30,95 juta.

ANJIT menjelaskan bahwa turunnya harga jual CPO atau minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) mempengaruhi pendapatan ANJT meskipun perusahaan telah berhasil meningkatkan produksi hingga sebesar 18,4% menjadi 50.700 metrik ton.

Perlu diketahui bahwa angka rata rata harga jual CPO turun terus menerus hingga 19,4% secara tahunan menjadi US$ 468 per metrik ton. Kontribusi penjualan ANJT ini disumbang oleh CPO dan palm kernel berkontribusi sebesar 98,6%, kemudian segmen sagu menyumbang 0,74% atau sebesar USS 204,7 ribu, kemudian untuk segmen energi terbarukan 0,42% sebesar US$ 99.800 dan sisanya segmen edamame perusahaan ini menyumbang 0,33% atau sebesar US$ 93.200.

Alhasil perusahaan mencatatkan rugi bersih US$ 5,77 juta akibat penurunan harga jual CPO dan palm kernel.

Rekomendasi Saham Pilihan Gratis & Berita Saham Terbaru langsung ke hp anda: Ikuti Official Telegram Channel Saham.news & Official Telegram Grup Analis Saham.news