Perkembangan pajak e-commerce terbaru dari Kemenkeu

SAHAM.NEWS, JAKARTA – Pajak ecommerce akan segera diterapkan  oleh Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dimana penerapan pajak untuk bisnis jual beli online (e-commerce) akan terbit pada akhir tahun 2017 ini.

“Perkembangan terbaru peraturan pajak ecommerce ini sudah sampai pada bagian Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kemenkeu dengan target penerbitan sebelum akhir Desember 2017, namun kontribusi penerimaan pajak baru dapat dirasakan mulai tahun depan ” ujar Suahasil Nazara, Kepala Badan Kebijakan Fiskal.

“Tidak semua pelaku ecommerce akan dikenakan pajak, ada yang di atas PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak), ada juga yang di bawah PTKP alias pengusaha kena pajak atau PTKP,” kata Suahasil.

Dalam penerapan pajak ecommerce, peraturan baru ini akan lebih bersifat pada tata cara pungutan pajak pertambahan nilai (PPN) sehingga tidak ada objek pajak baru, misalnya toko online hingga jasa kurir berperan untuk memungut serta melaporkan pajak.

“Secara tidak langsung, peraturan baru tersebut menciptakan sistem pemungut pajak saja. Misal jualan online lewat platform A, maka platform A yang akan ditunjuk sebagai pemotong pajak.” ujar ken