SAHAM.NEWS, JAKARTA – Emiten Produsen Sepatu yang telah beroperasi sejak 1988, PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk (BIMA) akan masuk ke bisnis industri barang dari kulit dan kulit buatan. Masuknya BIMA ke bisnis kulit disebabkan oleh menurunnya permintaan produksi sepatu ekspor.

Dalam industri kulit ini, BIMA akan lebih memprioritaskan kebutuhan ekspor. Industri kulit yang akan dikerjakan oleh BIMA tetap berupa produk tas, koper, ransel, serta kebutuhan bepergian. Langkah ini diharapkan dapat membantu perusahaan dalam menghasilkan laba lebih dari tahun sebelumnya. Sedangkan untuk kapasitas produksi saat ini, BIMA hanya akan menargetkan kenaikan lini produksi dari 4 mesin menjadi 5 mesin dengan kapasitas produksi sebesar 75.600 unit tiap lini per tahun.

Pabrik yang dimiliki perseroan di Jalan Raya Ranca Bolang, Jawa Barat memiliki total luas area 85.683 meter persegi. Perseroan akan berusaha menambah luas lahan sekitar 3.500 metwr persegi untuk bisnis kulit baru ini.