PT Nusa Konstruksi Enjiniring Capai 62,5% dari Target Tahun ini

158

SAHAM.NEWS, JAKARTA – Hingga akhir september 2017, PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk (DGIK) telah berhasil membukukan kontrak baru sekitar Rp1,57 triliun. Pencapaian tersebut setara 62,5% dari target kontrak baru tahun 2017 yang berkisar Rp 2,5 triliun. “Sekarang kami juga sedang membidik beberapa proyek SDA PUPR guna mencapai target kontrak baru di 2017,” ujar Djohan Halim, Sekretaris Perusahaan DGIK.

Kontrak Lanjutan DGIK yang dibawa ke tahun 2017 ini sebesar Rp3,15 triliun, sehingga nilai kontrak DGIK per September 2017 mencapai Rp4,72 triliun. Tambahan kontrak baru berasal dari Sumatera Barat dan Banten yang didapat dari lelang terbuka oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebesar Rp358,7 miliar.

Ruang lingkup proyek ini meliputi konstruksi bangunan gedung pengamanan pantai Tiku, Padang, proyek normalisasi Sungai Batang Agam, Padang dan pengamanan pantai Jongor, Banten.

Untuk September 2017 ini, Kontrak baru DGIK didapatkan dari proyek Banjarmasin (Kalimantan Selatan) PT Angkasa Pura I untuk pengembangan Bandara Syamsudin Noor mulai dari pekerjaan struktur, arsitektur, MEP, dan infrastruktur.

Selain itu masih banyak lagi proyek yang sedang digarap DGIK, seperti Gaia Hotel, World Capital Tower Jakarta, Puri Orchard Apartment, Holland Village Jakarta, Nava Paark Aparment BSD City, Ciputra International, Embarcadero Apnartment. DGIK juga menangani proyek Sarana Pengaman Pantai Tiku Padang, Sarana Pengendalian Batang Agam di Padang, PLTU Batang, GNCM Hotel Shangrila, The Element, Sudirman 7.8, dan Chadstone di Cikarang.

Laporan keuangan PT Nusa Konstruksi Enjiniring Tbk juga cemerlang dari keberhasilan dalam mencetak laba sebesar Rp 15,75 miliar pada enam bulan pertama tahun ini apabila dibandingkan tahun lalu.

Facebook Comments