SAHAM.NEWS, JAKARTA – Emiten pabrik tekstil PT. Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) kembali memproses pendanaan baru pada bulan ini. Adapun dana tersebut akan digunakan untuk tujuan refinancing untang dan working capital. Saat ini proses pinjaman tersebut baru memasuki tahapan awal.

Proses pendanaan baru tersebut dilaksanakan lewat instrumen perbankan dengan total sindikasi mencapai US$100 juta atau setara dengan Rp. 1,3 triliun. Dikabarkan, bank yang akan memfasilitasi pinjaman tersebut adalah BNP Paribas, HSBC, dan Taipei Fubon. Dengan jangka pinjaman selama tiga tahun, bunga yang dikenakan adalah setara dengan LIBOR plus 250 basis point (bps).

Sebagai tambahan informasi, perusahaan telah hampir berhasil mengejar target realisasi penjualan tahunan pada kuartal pertama tahun ini. Realisasi pendapatan perusahaan hingga kuartal pertama tahun ini telah mencapai US$180,2 juta, meningkat sebesar 7% dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Sedangkan, target realisasi penjualan tahunan perusahaan adalah sebesar 8-12%. Diharapkan pada akhir tahun nanti, penjualan SRIL dapat melebihi ekspektasi target yang telah ditetapkan.