Berita Analisa Saham IHSG ndonesia

SAHAM.NEWS, JAKARTA – Emiten jasa hulu migas milik BUMN ini baru saja memenangkandua kontrak baru jasa hulu migas. Dengan dimenangkannya dua kontrak baru senilai 1 triliun rupiah tersebut, terbentuk sinyal positif bahwa aktivitas servis hulu migas Elnusa akan semakin cemerlang mengingat harga minyak yang telah stabil di kisaran $70 per barel.

“ELSA berhasil memenangkan tender dua pekerjaan besar jasa hulu migas di Indonesia, yaitu Survei Seismik Darat 2D dan 3D di wilayah Pesut Mas, Sulawesi Tengah dan pengeboran modular di wilayah kerja Sanga-sanga, Kalimantan Timur dan Attaka.” kata Hery Setiawan, Direktur Keuangan ElSA.

Perlu diketahui bahwa komposisi pendapatan antara hulu migas dan distribusi serta logistik energi ELSA sepanjang tahun 2018 adalah 40% & 55%. Sehingga kedua proyek baru senilai lebih dari 1 triliun rupiah akan mendatangkan peluang peluang lain di sektor jasa hulu migas ELSA pada tahun 2019 mendatang.

Pada Laporan keuangan kuartal II/2018, pendapatan perusahaan tumbuh 46,47% menjadi Rp2,91 triliun dengan Laba periode berjalan perusahaan yang naik hingga 791,09% menjadi Rp127,66 miliar dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp14,32 miliar.

Huang, Analis asiablock.capital tetap memasang target positif untuk Saham ELSA meskipun saat ini masih cenderung stabil dikisaran harga 380-400 dengan target profit 550-600 hingga akhir tahun.