Rencana Holding BUMN Tambang Semakin Mulus

125

SAHAM.NEWS, JAKARTA – Kabar terbaru holding BUMN tambang datang dari Otoritas Jasa Keuangan, pihak OJK mengeluarkan pernyataan bahwa  PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) tidak perlu melaksanakan tender offer atau penawaran wajib mengingat tidak adanya perubahan kepemilikan akhir. Nantinya pemerintah melalui Inalum tetap menjadi pemegang saham pengendali PT Timah Tbk (TINS), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

“Kan tidak ada perubahan pengendali, maka tidak perlu diadakan tender offer. Holding BUMN dilakukan hanya untuk restrukturisasi saja” ujar Hoesen, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK.

Pernyataan OJK ini berbeda dengan pernyataan beberapa waktu sebelumnya oleh Tito Sulistio, Direktur Utama Bursa Efek, yakni “Karena terjadi perubahan kebijakan BUMN, maka diperlukan persertujuan DPR dan perubahan kepemilikan harus tender offer, sehingga Inalum wajib untuk melakukan penawaran wajib sebagai perlindungan terhadap investor ritel.”

Sehingga pernyataan dari Otoritas Jasa Keuangan diatas tadi untuk mengklarifikasi pernyataan sebelumnya dari Tito Sulistio, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia

Leave a Reply