SAHAM.NEWS, JAKARTA – Setelah melalui proses yang panjang PT Campina Ice Cream Industry Tbk akhirnya resmi bergabung bersama emiten lainnya dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan hari ini (19/12). Emiten consumer good ini menjadi emiten ke-35 yang menginjakan kaki di lantai bursa sepanjang tahun 2017 dan terdaftar menjadi emiten ke-565 di BEI.

Dalam penawaran perdananya, emiten dengan kode saham CAMP ini melepas sebanyak 5,88 miliar saham untuk diperdagangkan ke publik dengan harga Rp330 perlembar. Setelah melantai, saham CAMP mencatatkan kenaikan harga saham ke level Rp420 per saham. Jika dipresentasekan, kenaikan tersebut mencapai hingga 27,2% dibandingkan dengan harga awal yang ditawarkan.

Sebagian besar dana hasil Initial Public Offering ini nantinya akan digunakan untuk pembayaran pokok hutang kepada Swiss Life Insurance Singapura yang mencapai Rp260 miliar dengan jatuh tempo pada 2021. Perusahaan memang ingin melunasi utang tersebut jauh sebelum jatuh tempo untuk mengurangi beban bunga sebesar 14,5% per tahun. Dengan penghematan ini, CAMP berpotensi menghemat beban hingga Rp 40 miliar.

 

Selain pelunasan utang, CAMP juga akan menggunakan dana hasil go public tersebut untuk modal kerja dan ekspansi. Untuk tahun 2018 mendatang, perseroan telah menyiapkan beberapa rencana ekspansi, diantaranya dengan menambah sekitar 5-10 produk baru. Asal tau saja, saat ini CAMP telah memegang lisensi resmi dari Viacom dan Disney sehingga diperkirakan akan ada 2-3 produk baru yang berasal dari lisensi tersebut. Penambahan produk baru ini akan memungkinkan perusahaan untuk memperoleh kenaikan pendapatan hingga 8%-10% pada tahun depan mencapai Rp960 miliar.