Rugi GIAA Terbang Tinggi 5 Kali Lipat Menjadi US$222 juta

47

SAHAM.NEWS, JAKARTAPT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) kembali mencatatkan kerugian hingga 5 kali lipat sepanjang 9 bulan pertama tahun ini.

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis pada website Bursa Efek Indonesia pada Rabu (25/10), terdapat kenaikan pendapatan dari US$2,86 miliar dalam periode yang sama tahun lalu menjadi US$3,11 miliar per 30 September 2017.

Seiring dengan kenaikan pendapatan, kerugian saham berkode GIAA ini juga ikut melonjak dari US$44 juta selama 9 bulan pertama tahun lalu menjadi US$222 juta pada periode yang sama tahun ini. Kerugian ini bersamaan dengan meningkatnya beban perseroan dari US$2,86 miliar menjadi US$3,23 miliar.

“Perusahaan terus melakukan berbagai upaya perbaikan. Terlihat dari pertumbuhan positif yang dicapai, terutama pada kinerja rute internasional, tingkat utilisasi pesawat, dan kontribusi pendapatan e-commerce,” dilansir dalam keterangan tertulis oleh Pahala N. Mansury, Direktur Utama Garuda Indonesia (25/10/2017).

Leave a Reply