Rusia Sepakati Ekstensi Perjanjian OPEC Hingga Akhir 2018

227
Rusia Sepakati Ekstensi Perjanjian OPEC Hingga Akhir 2018

SAHAM.NEWS – Setelah menimbulkan banyak spekulasi, pada akhirnya hasil rapat OPEC ke-173 membawa angin segar kepada investor global. Rapat yang diselenggarakan di Vienna tersebut berakhir pada kesepakatan untuk memperpanjang perjanjian pemotongan produksi minyak selama sembilan bulan lamanya hingga akhir 2018 mendatang.

Rusia yang sebelumnya dikabarkan sempat mengajukan perpanjangan untuk tiga bulan juga akhirnya telah setuju dengan keputusan tersebut namun dengan catatan OPEC harus segera mencari jalan keluar dari perjanjian itu sebelum pasar mengalami defisit, harga tidak naik terlampau tinggi, serta produksi minyak Amerika Serikat tidak melampaui batas.

Saat ini, Rusia membutuhkan harga minyak yang lebih rendah untuk menyeimbangkan anggarannya. Sedangkan pemimpin OPEC, Arab Saudi masih membutuhkan harga minyak yang lebih tinggi untuk memanfaatkan momen tersebut jelang penawaran perdana perusahaan energi nasionalnya, Aramco yang akan masuk ke bursa saham pada tahun depan.

Sebagaimana yang telah diketahui, OPEC dan Rusia memproduksi lebih dari 40 persen minyak global.  Sejak awal Januari tahun 2017 para negara yang tergabung dalam OPEC serta produsen minyak non-OPEC yang dipimpin oleh Rusia telah berhasil menekan suplai minyak global dengan pemotongan produksi sebesar 1,8 barel per hari untuk meningkatkan harga minyak dunia. Kesepakatan tersebut akan segera berakhir pada Maret 2018 mendatang.

Selain keputusan tersebut, dalam rapat yang sama OPEC juga memutuskan untuk menghentikan gabungan output Nigeria dan Libya tahun ini dibawah 2,8 juta barel per hari. Kedua negara tersebut dibebaskan dari pemotongan produksi karena kerusuhan serta output yang terlampau rendah dibawah batas normal.

Menteri Energi Arab Saudi, Khalid al-Falih menyatakan bahwa saat ini masih terlampau dini untuk membicarakan penghentian perjanjian OPEC, terlebih mengingat bahwa sebagian besar negara sedang memasuki musim dingin yang akan berdampak pada penurunan permintaan minyak. Ia juga menyampaikan bahwa OPEC akan melihat kembali perkembangan perjanjian ini pada rapat berikutnya yang akan digelar di bulan Juni 2018 dan memastikan bahwa pengakhiran perjanjian tersebut akan dilakukan secara bertahap sehingga tidak akan mengejutkan pasar.

Leave a Reply