Saham Bakrie BTEL Lepas Suspend, Harga Masih Bertengger di Gocap

136
Saham Bakrie BTEL Lepas Suspend, Harga Masih Bertengger di Gocap

SAHAM.NEWS, JAKARTA – Setelah disuspensi dari perdagangan sejak Juli 2017 yang lalu, saham milik PT Bakrie Telecom Tbk dengan kode BTEL akhirnya telah kembali diperdagangkan baik dipasar tunai maupun reguler sejak Senin lalu (13/11). Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya mencabut suspensi BTEL setelah tarik ulur dengan beberapa kali perpanjangan suspensi.

Dilansir dari surat yang diterbitkan BEI, emiten yang berafiliasi dengan Bakrie Group ini telah menunaikan berbagai kewajiban perusahaan yang sebelumnya sempat tertunggak. Adapun kewajiiban-kewajiban tersebut antaralain annual listing fee beserta sanksinya.

Lepas dari suspensi, BTEL tidak beranjak sedikitpun dari level Rp50 per lembar. Asal tau saja, BTEL telah bertengger di level tersebut sejak Desember 2012. Tak heran, emiten ini lantas mendapatkan julukan sebagai saham tertidur.

Sebagai tambahan informasi, sepanjang sejarahnya sejak penawaran perdana pada tahun 2006, BTEL pernah menjajaki level Rp495 pada Oktober 2007 yang lalu seiring dengan perkembangan bisnisnya secara nasional. Namun beberapa tahun setelahnya jatuh tersungkur ke level Rp50 dan tidak bangkit sampai pada hari ini.

Sekilas tentang BTEL, emiten ini didirikan sejak 1993 dan bergerak sebagai penyedia jaringan telekomunikasi nirkabel. Produk BTEL yang paling popular adalah Esia dengan teknologi CDMA 2000-1x. Produk perusahaan lainnya seperti Wifone, EsialTel, dan Wimode.

Leave a Reply