Salim Group Akusisi Saham Nusantara Infrastructure

121

SAHAM.NEWS, JAKARTA – Salim Group makin serius dalam masuk bisnis infrastruktur. Keseriusan grup konglomerasi ditandai dengan masuknya anak usaha salim group Metro Pacific Investments kedalam  PT Nusantara Infrastructure Tbk (META).

Metro Pacific melalui anak usahanya Metro Pacific Tollways telah mengakuisisi saham META sebesar 42,25% saham atau senilai US$ 132 juta, sehingga Total kepemilikan Metro Pacific menjadi 47,08%.

“Metro Pacific akan mengembangkan bisnis jalan tol yang sudah dimiliki META dan mendukung manajemen existing Nusantara Infrastucture dengan berbagi merek layanan kami terutama di sektor jalan tol,” ujar Rodrigo Franco, CEO Metro Pacific Tollways.

Masuknya metro pacific ke saham META sebagai langkah kami untuk membawa kehalian infrastruktur metro pacific ke seluruh asia tenggara, setelah sebelumnya mengakuisisi saham perusahaan jalan tol Thailand dan Vietnam, ujar Manuel Pangilinan, Direktur Utama Metro Pacific.

Portofolio META sendiri meliputi jalan tol, pelabuhan, air, energi dan telekomunikasi. META menguasai tiga ruas tol melalui PT Margautama Nusantara (MUN) yakni PT Bintaro Serpong Damai (BSD) sepanjang 7,25 km, PT Bosowa Marga Nusantara (BMN) 5,95 km dan PT Jalan Tol Seksi Empat (JTSE) sepanjang 11,57 km yang berlokasi di Makassar.

Metro Pacific berafiliasi dengan PLDT yakni perusahaan telekomunikasi terbesar di Filipina. Sedangkan Metro pacific telah menguasai bisnis jalan tol sebelumnya di Thailand, Filipina dan Vietnam.

Misal Di Thailand, Metro Pasific menguasai 29,50% saham perusahaan operator tol Don Muang Tollway Public Co. Ltd, kemudian sejumlah jalan tol di Filipina, seperti North Luzon Expressway (NLEX), Subic-Clark-Tarlac Expressway dan Manila-Cavite Toll Expressway. Serta di negara Vietnam, Metro Pasific juga menguasai 45% saham di CII Bridges and Roads Investment Joint Stock Co.

Awal mula salim group masuk ke META, yakni ketika pengendali META yaitu Eagle Infrastructure Fund Limited (22,3%) dan PT Hijau Makmur Sejahtera (21%) melepas kepemilikannya ke PT Matahari Kapital Indonesia senilai Rp 1,8 triliun.

Pemegang saham PT Matahari Kapital Indoensia adalah PT Annisa Kapital dan PT Almanda Kapital dengan komposisi sebesar 51% & 49%. Kedua perusahaan tersebut dimiliki secara langsung dan tidak langsung oleh Direktur Utama META, M Ramdani Basri

Metro Pacific Investment Corporation merupakan anak usaha perusahaan milik Salim Grup, yakni First Pacific Salim Group yang terdaftar di Hong Kong.

Saham meta sendiri ketika berita ini di muat berada pada kisaran harga Rp240-244 per lembar saham.

Leave a Reply