Semester I 2018, Indosat Kembali Rugi 26,8% Setelah Laba Rp784,2 miliar

SAHAM.NEWS, JAKARTA – Emiten operator telekomunikasi, PT Indosat Tbk (ISAT) kembali mencatatkan kerugian senilai Rp693,7 miliar pada pertengahan tahun 2018, dimana kinerja keuangan ISAT ini turun drastis dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya yang laba Rp784,2 miliar.

Kerugian ini tak lain disebabkan adanya penurunan pendapatan operasional menjadi Rp11,06 triliun pada semester I/2018, selain itu pendapatan ISAT  turun sebesar 31,3% dipengaruhi oleh menurunnya pendapatan telpon, SMS Data, VAS dan interkoneksi.

Meskipun pendapatan menurun dibarengi dengan turunnya beban perusahaan sebesar 18,1% atau Rp2,32 triliun menjadi Rp10,53 triliun pada semester I/2018. Hal ini tidak mempengaruhi ISAT untuk berhasil mencetak laba bersih.

Namun manajemen ISAT tetap optimis akan pulihnya pendapatan pada semester II 2018 akibat upaya ISAT menekan hutang perseroan sebesar 59,5% menjadi US$30,2 juta , alhasil ISAT dapat menekan pengaruh fluktuasi dollar terhadap laba perusahaan. Kinerja semester I 2018 ini tetap menurun dan perseroan optimis pendapatan akan membaik pada semester II 2018.