Berita Analisa Saham IHSG ndonesia

SAHAM.NEWS, JAKARTA – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) akan mulai fokus terhadap pasar ekspor lantaran hasil positif terhadap kinerja perseroan.

“Pelemahan mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berdampak positif bagi ekspor produk semen perseroan. Ada potensi pasar di Australia, pelemahan rupiah mendorong perusahaan untuk fokus ke pasar ekspor” kata Rahmad Pribadi, Direktur Utama PT Semen Baturaja Tbk.”

Untuk pertama kalinya Semen Baturaja berhasil masuk ke pasar ekspor dengan mengirimkan produk semen setengah jadi (klinker) sebanyak 30 ribu metric ton ke Brisbane, Australia. Ekspork dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan pasokan semen di dalam negeri.

Sedangkan untuk target penjualan semen SMBR tahun ini sebanyak 2,75 juta ton. Target ini sesuai dengan proyeksi pertumbuhan konsumsi semen di lima provinsi yang berhasil menembus 10% atau di atas 7 juta ton.

“Proyek pemerintah seperti percepatan proyek infrastruktur Trans Sumatra dan Asian games 2018 berdampak sekali pada industri semen.” ujar Rahmad.

Perseroan akan memperbaiki saluran penjualan serta meningkatkan luasan market agar ketersediaan produk di pasar bisa meningkat serta melakukan penetrasi di pasar lain.

Untuk catatan laporan keuangan tahunan 2017, penjualan SMBR mengalami pertumbuhan rata rata 1,5juta ton dari 2015 hingga 2017 kemarin.